Cek Endra: Jangan Berselisih, Mari Bersatu Besarkan Golkar

Minggu, 01 Maret 2020 - 08:16:15 WIB - Dibaca: 1822 kali

(Khusnizar/Jambione.com )

JAMBIONE.COM, JAMBI – Musyawarah Daerah (Musda) X DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi selesai dilaksanakan. Hasilnya, Bupati Sarolangun Cek Endra (CE) dipastikan menduduki kursi ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi periode 2020-2025. 

Ini setelah orang nomor satu di Kabupaten Sarolangun ini berhasil mendapatkan dukungan dari 17 pemilik suara, yang akhirnya mengantarkan CE memimpin partai pemilik 7 kursi di DPRD Provinsi Jambi ini.

Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi terpilih, Cek Endra (CE), berharap Golkar Jambi kedepan bisa bersatu. Dirinya pun mengaku siapapun yang punya komitmen yang baik untuk Golkar, akan tetap dipakai kedepannya.

“Saya tidak akan menyisihkan siapapun yang berniat baik untuk membangun Golkar kedepan. Jangan lagi berselisih di dalam. Mari kita bersatu membesarkan partai Golkar," ujar Cek Endra. 

Menurutnya, persaingan di internal adalah persoalan biasa di partai besar seperti Golkar. Namun setelah ditetapkan, maka semua kader harus kompak. 

"Dari Ketua DPD saya yang paling tua. Maka anggap saya sebagai orang tua agar kita bersatu kedepan," katanya. 

CE menyebutkan, kedepan dirinya menginginkan agar Golkar menjadi partai besar di Provinsi Jambi. "Saya ingin kedepan Golkar bisa masuk unsur pimpinan DPRD di kabupaten/kota dan Provinsi," tukasnya.

Sebagaimana diketahui, kata CE,  DPD I Partai Golkar Jambi ini sudah lama posisi ketuanya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) sejak ditinggalkan almarhum Zoerman Manap.

“Untuk langkah pertama, kita akan konsolidasi internal dulu. Saya optimis, kita punya sumber dan kader yang cukup baik, bagaimana untuk mengembangkan Golkar kedepan,” tukasnya. 

Sementara itu, Plt Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi, Sarmuji, menyampaikan, dengan terpilihanya Cek Endra sebagai ketua defenitif, maka jabatannya sebagai  pelaksana tugas pun berakhir.

“Kepada ketua terpilih diamanatkan, 7 hari setelah Musda ini sudah terbentuk kepengurusan,” tegasnya.

Selain itu, Dirinya juga menyebutkan jika dalam penetuan arah dukungan pada Pilkada serentak 23 September mendatang tidak tergantung dari hasil Musda ini.

“Namun sedikit banyak ada keterkaitannya, namun untuk arah dukungan di Pilkada meruapakan keputusan dari DPP, Mungkin April sudah ada arah dukungan,” tukasnya.(fey) 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA