Jambione.com, MUARABUNGO - Rapat koordibasi pencegahan pungutan liar (Pungli) disektor perizinan tingkat Kecamatan Se-Provinsi Jambi, kembali digelar di ruang pola Kantor Bupati Muarabungo.
Acara dihadiri Wakil Ketua Unit pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Jambi AKBP Mardiono SIK, Wakapolres Bungo Yudha Pranata SIK,seluruh Camat dan Dinas Perizinan se provinsi Jambi diantaranya Kabupaten Sarolangun, Merangin, Kota Sungai Penuh, Kerinci dan Kabupaten Tebo serta Kabupaten Bungo sebagai tuan rumah.
Pada kesempatan tersebut, Ketua UPP Provinsi Jambi yang diwakili AKBP Mardiono SIK mengatakan, sektor pelayanan publik adalah unsur yang yang penting dalam meningkatkan kualitas hidup, sosial dalam masyarakat luas.
“Dewasa ini kualitas pelayanan publik menjadi bahasan yang penting dalam penyelenggaraan pelayanan termasuk pada organisasi atau institusi pemerintah sebagai lembaga pelayanan publik,”ujar Mardiono.
Negara menjadi sistem pemerintahan menjadi tumpuan pelayanan warga negara dengan memperoleh jaminan atas hak haknya, karena memperoleh kualitas pelayanan atau servive quality akan menjadi penting.
Lebih lanjut ia sampaikan, lembaga atau organisasi pemerintah akan dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar dapat mendorong dan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat.
“Pelayanan atau aparat pemerintahan harus selalu pro aktif dan cermat dalam mengantisipasi para Diktator untuk memasuki daerah kita agar pelayanan publik mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bergerak humanisme,”tutup AKBP Mardiono SIK.
Sementara itu hal senada dikatakan oleh ketua UPP Saber Pungli Kabupaten Bungo Kompol Yudha Pranata yang mengatakan dengan adanya Rakor ini bisa berupaya pencegahan pungli pada sektor perizinan oleh tingkat kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Bungo.
“Kita sudah berupaya dengan mengadakan sosialisasi di bidang pencegahan dan juga ada pengawasan dimana masing-masing Pokja saber pungli, baik itu Pokja pengawasan dan Pokja penindakan kita sudah turun,” kata Yudha.
"Terutama di sektor pencegahan, kita sudah melakukan sosialisasi dan penyuluhan supaya praktek-praktek pungli bisa diminimalisir atau ditiadakan lagi. Untuk saat ini belum ada yang melakukan pidana untuk Saber Pungli dan belum ada laporan dari masyarakat, karena kita sudah impact dan intens secara rutin sebagai bentuk pencegahan,"sambung Yudha.
Dimana khusus Pokja pencegahan wilayah Kabupaten Bungo, berdasarkan hasil track recordnya Kabupaten Bungo peringkat pertama untuk kegiatan pencegahan saber pungli ini,”tutup Wakapolres Yudha pranata SIK Ketua UPP Kabupaten Bungo.(yad)