Pertemuan Airlangga-Surya Paloh Ancam Posisi CE, Fasha Berpeluang Dampingi FU

Rabu, 11 Maret 2020 - 12:03:35 WIB - Dibaca: 11246 kali

()

 

Jambione.com– Pasca pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Senin (9/3/2020),  membuat peta politik pilkada serentak 2020 berubah. Termasuk di Jambi. Koalisi Nasdem dengam Golkar di pusat bisa membuat posisi Ketua DPD I Golkar Jambi Cek Endra, yang hampir dipastikan akan diusung partai beringin terancam.

Sinyal terancamnya posisi CE ini tersirat dari pèrnyataan Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago. Irma menyebutkan kerjasama atau koalisi yang dilakukan oleh pihaknya dengan Golkar untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 nanti sudah ditentukan sejak lama.

 

"Jadi memang yang disepakati sejak lama. Nah mungkin pertemuan itu untuk menetapkan kembali secara resmi," ucap Irma seperti diberitakan Okezone, Senin (9/3/2020).

Lebih lanjut Irma mengungkapkan, peta koalisi oleh pihaknya dengan partai berlambang pohon beringin tersebut pada Pilkada 2020 nanti dilakukan di seluruh daerah Indonesia.

"Jadi kalau misalnya di satu wilayah Nasdem dan Golkar bisa menyatu, ada kesempatan untuk mendukung satu calon, kita pasti mendukung secara bersama," ujarnya.

"Bahwa memang kita berkoalisi dengan Golkar di semua pilkada di seluruh daerah, yang memang kita ada calon bersama. Jadi misalnya kalau Golkarnya incumbent nah wakilnya dari Nasdem, dan sebaliknya ( jika calon Nasdem yang incumbent, wakilnya dari golkar," tutur Irma.

Kendati demikian, Irma menyebutkan bahwa pihaknya tidak juga menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan partai lainnya. Apalagi, jika di daerah tertentu dalam Pilkada nanti tidak ada calon atau kader dari Nasdem.

"Tapi enggak menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan yang lain juga. Tapi kita mengutamakan dengan teman-teman Golkar," katanya.

Seperti diketahui, di Jambi Nasdem punya calon petahana, ýaitu Fachrori. Jika pernyataanbIrma tersebut jadi kenyataan, maka koalisi Nasdem- Golkar akan mengusung kader Nasdem Fachrori sebagai nomor satu. Dan CE dari Golkar harus rela di posisi nomor.

Apakah CE mau nomor 2 ? Rasanya CE pasti menolak. Jika ini yang terjadi, bisa saja Golkar mengusung kader lain. Di posisi ini, kader Golkar terkuat Syarif Fasha berpeluang diusung mendampingi Fachrori.

 Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengakui kalau pertemuan yang dilakukan keduanya salah satunya membahas mengenai koalisi pada Pilkada 2020.(ist)





BERITA BERIKUTNYA