Bupati Kerinci Serahkan Kartu Tani Dan Sosialisasi KUR, AUTR

Kamis, 12 Maret 2020 - 12:26:52 WIB - Dibaca: 1731 kali

(Saudi Arabia/Jambione.com)

KERINCI - Bupati Kerinci, Dr. H. Adirozal, menghadiri acara Penyerahan Kartu Tani dan Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTR), di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Rabu (11/03).

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kerinci ini juga dihadiri oleh Pimpinan Perusahaan Petrokimia Provinsi Jambi, Asisten, SKPD, Penyuluh Pertanian, dan Kelompok Tani di Kabupaten Kerinci.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kerinci Radium Khalis mengatakan, dengan adanya kartu tani ini, nantinya dapat mempermudah petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi di kios pupuk yang telah ditentukan serta mempermudah dalam pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi.

"Nantinya program ini akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat oleh petugas kita di setiap kecamatan secara teknis, tentang kriteria dan persyaratan penerima. Pada tahun 2020 ini terdapat 23.000 petani yang tergabung dalam kelompok tani mendapatkan kartu tani ini, yang tersebar di setiap kecamatan dalam kabupaten Kerinci,"kata Radium Khalis.

Dalam sambutanya Bupati H. Adirozal menyambut baik program nasional ini, karena 65 % masyarakat Kerinci adalah petani, selain mempermudah petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi, kartu tani ini juga bisa membantu petani untuk mendapatkan pinjaman tambahan modal melalui Kredit Usaha Rakyat. Karena pada tahun 2020 ini Pemerintah telah menganggarkan Rp17 Miliar.

"Nantinya bagi petani yang mendapat kartu tani, juga bisa mengajukan pinjaman ke perbankan yang telah bekerjasama dengan pemkab, tanpa adanya anggunan (jaminan) karena telah di jamin oleh pemerintah dengan jumlah di bawah Rp50 juta," ungkap Adirozal.

Selain itu, ditambahkan Bupati Adirozal dengan adanya Asuransi ini para petani tidak perlu merasa was-was lagi adanya kode alam seperti gagal panen, karena ada klaim yang harus diberikan oleh ansuransi.

"Kita di kabupaten Kerinci punya potensi gagal panen, bukan karena kesalahan dari petani, tetapi akibat faktor alam, seperti bencana dan virus hama. Maka untuk itu sangat penting petani ikut mengansuransikan tanamannya,"tandasnya.(sau)





BERITA BERIKUTNYA