Dapat Dukungan Akbar Tanjung, Koalisi NasDem-Golkar Sulit Terwujud

CE: Masak 7 Kursi Nomor Dua.. Haa haa ha…

Jumat, 13 Maret 2020 - 07:07:23 WIB - Dibaca: 4231 kali

(Khusnizar/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI - Koalisi NasDem-Golkar di tingkat nasional sepertinya sulit terwujud di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2020. Seperti sudah diprediksi, Golkar yang memiliki 7 kursi di DPRD Provinsi Jambi ogah ‘dipaksa’ menjadi wakil. Golkar merasa tidak rasional Nasdem yang hanya punya 2 kursi malah mau jadi nomor 1.

Penegasan ini disampaikan Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi Cek Endra ketika dimintai tanggapan usai acara Sarasehan dengan Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung, Kamis (12/3) kemarin. Mengenai wacana koalisi NasDem-Golkar di tingkat elit, menurut CE tergantung daerah masing-masing. "Iya itukan hanya rekomendasi. Tapi itu tergantung daerah masing-masing," katanya.

Apalagi, menurut CE, koalisi tersebut tidak rasional. Karena kursi Golkar lebih banyak dari NasDem di DPRD Provinsi Jambi. "Kita tetap maju nomor satu (Cagub). Masa 7 kursi mau nomor dua," ujar CE sembari tertawa.

Bupati Sarolangun ini meyakini para petinggi Golkar di Jakarta tidak mau kehilangan momen Golkar di Jambi harus menjadi Gubernur dan pemenang Pilgub 23 September nanti. Menurut dia, salah satu tujuan kunjungan Ketua Dewan Kehormatan Golkar ke Jambi untuk menyemangati dan memberikan arahan kepadanya yang terpilih sebagai ketua dalam Musda beberapa waktu lalu.

Dia mengaku banyak mendapat masukan dari Akbar Tanjung untuk membeasrkan partai Golkar. Termasuk strategi untuk memenangkan Pilgub nanti. "Kami mohon bimbingan beliau (Akbar Tanjung), bagaimana kami bisa membesarkan partai Golkar di Jambi," jelasnya.

Soal wakil, kata CE, dirinya tentu akan mempertimbangkan pesan penting dari Akbar Tanjung untuk mencari sosok yang bisa menaikkan elektabilitasnya. "Tentu ini akan ditentukan berdasarkan hasil survei. Saya akan melaporkan bagaimana situasi di Jambi," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung, mengaku belum mengetahui soal wacana koalisi NasDem-Golkar. Politisi nasional berjanji akan melihat dulu di DPP soal adanya wacana tersebut untuk Pilgub Jambi 2020. "Nanti akan saya cek dulu," katanya usai sarasehan dengan pengurus DPD I Golkar Provinsi Jambi, Kamis (12/3) kemarin.

Menurut Akbar Tandjung salah satu tujuan kunjungannya ke Jambi adalah untuk melihat bagaimana persiapan Golkar Jambi mengahadapi Pilkada Serentak 23 September mendatang.
"Saya nanti tentu akan ketemu Ketum Airlangga. Akan saya sampaikan persiapan Golkar Jambi menghadapi Pemilu ini," katanya.

Selain itu, Akbar Tanjung juga menegaskan secara pribadi dirinya mendukung Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Cek Endra maju sebagai kandidat Calon Gubernur Jambi. "Kita mendukung tokoh yang akan dicalonkan menjadi gubernur. Mari kita bertekad memenangkan Cek Endra menjadi gubernur," ujarnya.

Lebih lanjut Akbar mengatakan, nanti Cek Endra akan akan menyampaikan langsung ke DPP untuk meminta dukungan. Karena CE sendiri merupakan calon yang akan maju di Pilgub Jambi. "Peluang menang cukup tinggi. Ini dapat dilihat dari hasil survei. Jadi secara pribadi saya mendukung beliau (CE)," tegasnya.

Dengan dukungan dan strategi yang tepat, menurut Akbar, tentu ini akan menjadi jaminan untuk meraih kemenangan di Pilkada serentak 2020 di Provinsi Jambi. Selain itu, mantan Ketum Golkar ini juga berpesan kepada CE agar mencari calon wakil yang betul-betul membantu menaikkan elektabilitas. Karena itu yang akan mewujudkan kemenangan.

"Cari wakil yang bisa menjamin menaikkan elektabilitas, karena itu merupakan pertimbangan penting," sebutnya.

Selain itu, Akbar Tanjung juga mengharapkan Golkar tidak hanya menang di Pilgub 2020, tapi juga menjadi pemenang pada 2024. "Kita harus sukseskan agenda politik di depan mata. Yakni Pilkada serentak. Dan Golkar kembali menjadi pemenang pada 2024 mendatang," pungkasnya.(fey) 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA