Bertemu di Jakarta, Bakri dan Sofyan Ali Sudah Deal Koalisi dengan Golkar?

Duet CE-Ratu Mengemuka

Kamis, 19 Maret 2020 - 08:04:49 WIB - Dibaca: 6027 kali

(ist/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI – Kabar Ratu Munawwaroh akan ikut meramaikan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2020 ternyata bukan hanya sekedar wacana. Istri mantan Gubernur Jambi Dua Periode Almarhum Zulkifli Nurdin itu sudah hampir dipastikan bakal diusung PAN di Pilgub 23 September mendatang. Dia akan dipasangkan dengan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi H Cek Endra (CE).

Bahkan dari informasi yang diperoleh Jambi One, Duet CE- Ratu ini sudah hampir mendekati final. Mencuatnya duet CE-Ratu ini setelah adanya pertemuan antara Cek Endra selaku Ketua DPD I Partai Golkar dengan Ketua DPW PAN H Bakri. Kabarnya pertemuan kedua pimpinan partai itu dilakukan di sebuah restoran di Jakarta, Selasa (17/3) malam.

Selain CE dan Bakri, pertemuan itu juga dihadiri Ketua DPW PKB Provinsi Jambi Sofyan Ali.

Sumber Jambi One menyebutkan, dalam pertemuan yang berlangsung santai itu membahas rencana koalisi antara Golkar, PAN dan PKB. Selain itu, juga dibahas nama Ratu Munawwaroh sebagai salah satu opsi calon wakil CE.

‘’ Dalam pertemuan itu dibahas rencana koalisi. H Bakri selaku ketua DPW PAN menyodorkan sejumlah nama kadernya sebagai calon wakil CE. Diantaranya, Ratu Munawwaroh, Bambang Bayu Suseno, Adi Rozal dan beberapa nama lain. Dari sejumlah nama itu, sepertinya CE lebih sreg berpasangan dengan Ratu,’’ ungkap sumber Jambi One.

Cek Endra saat dihubungi Jambi One membenarkan adanya pertemuan tersebut. Hanya saja, Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi ini tidak menjelaskan secara detil apa yang dia bahas dalam pertemuan dengan Ketua DPW PAN dan DPW PKP tersebut. "Yo baru sebatas pertemuan biasa. Jalin silaturahmi," katanya, Rabu (18/3) kemarin.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Provinsi Jambi Sofyan Ali saat dikonfirmasi tidak membantah dan juga tidak membenarkan adanya pertemuan bersama Cek Endra dan H. Bakri tersebut. Sembari tertawa, Sofyan mengatakan masalah tersebut silahkan tanyakan langsung ke ketua DPW PAN H. Bakri. "Tanya pak Bakri lah," ujarnya sambil tertawa.

Menurut Anggota DPR RI ini, CE memang termasuk salah satu nama yang diusulkan dan mengikuti proses fit and proper di DPP PKB beberapa waktu lalu. Dia juga tak membantah saat pembahasan di DPP PKB sudah mengerucut pada dua nama. Yaitu Cek Endra dan Al Haris. "Kemungkinan dua nama itu lah. Pokoknya kita serahkan ke DPP lah. Apapun yang diputuskan DPP kita sami'na wa ato'na," katanya. "Apapun yang diputuskan DPP kita ikuti," tandasnya.

Berbeda dengan Cek Endra dan Sofyan, H Bakri ketika dihubungi membantah adanya pertemuan antara dirinya dengan CE dan Sofyan Ali.  ‘’ Ah tidak ada (pertemuan) itu. Siapa bilang,’’ katanya melalui handphone Rabu malam.

Meski didesak, bahwa  CE membenarkan ada pertemuan tersebut, Ketua DPW PAN ini tetap membantah. ‘’ Tidak ada itu. Sudah ya,’’ ujarnya.

Sumber Jambi One yang lain menyebutkan, pertemuan  antara CE, H Bakri dan Sofyan Ali itu memang benar terjadi. Namun, dia tidak mengetahui siapa yang mempasilitasi pertemuan ketiga pimpinan partai tersebut. Yang jelas, dalam pertemuan itu, menurut sumber ini, H Bakri menawarkan koalisi dengan Golkar. Sebagai syarat, CE yang bakal diusung Golkar  menggandeng kader PAN sebagai wakil.

‘’ Nama yang diusulkan itu bukan hanya Ratu Munawwaroh. Tapi juga ada nama lain, seperti BBS (Bambang Bayu Suseno), Adi Rozal dan beberapa nama lain. Tapi, sepertinya CE lebih tertarik berpasangan dengan Ratu,’’ ungkap sumber yang minta namanya tidak ditulis ini.

Menurut dia, belum ada keputusan final dalam pertemuan tersebut. Tapi dia meyakini, besar kemungkinan koalisi Golkar dan PAN akan mengusung duet CE- Ratu. ‘’ Mungkin bakal ada pembahasan lebih detail lagi dalam waktu dekat ini. Tapi saya yakin, koalisi dan duet ini bakal terwujud,’’ pungkasnya.

Sementara itu, beberapa kalangan menilai langkah PAN mendorong Ratu Munawwaroh maju di Pilgub Jambi 2020 sudah tepat. Sementara ini, hanya Ratu yang dinilai bisa membangkitkan kembali nama besar PAN, pasca terpuruk karena sang mantan Ketua yang juga mantan Gubernur Jambi Zumi Zola tersangkut kasus hukum.

Selain dari trah keluarga Nurdin yang masih punya massa cukup kuat, Ratu juga diyakini bisa merangkul para pemilih perempuan yang jumlahnya cukup besar. Apalagi, jika diduetkan dengan CE dari Golkar. Dua kekuatan (Golkar dan PAN) diyakini bisa memenangkan duet CE-Ratu pada 23 September mendatang.

Sebelumnya, Pengamat politik dari Unja,  Dori Efendi menyatakan jika mengusung Ratu Munawwaroh dalam kontestasi perebutan BH 1 tahun ini, PAN akan semakin ‘seksi’ di mata pemilih. Karena masyarakat memiliki calon alternatif dari golongan prempuan. "Artinya Ratu Munawaroh akan bisa menjadi magnet untuk mendulang suara golongan perempuan," jelasnya.

Namun, lanjut dia, Ratu hanya layak untuk posisi wakil. Meski demikian, nama Ratu cukup ‘menjual’ untuk menjadi bargaining dengan partai lain. ‘’ Semua partaikan harus koalisi. Tidak ada yang bisa mengusung  calon senidiri. Nah, saya yakin dengan mengusung Ratu, PAN bakal menjadi incaran para kandidat,’’ katanya. (fey/kum)





BERITA BERIKUTNYA