JAMBIONE.COM, KUALATUNGKAL—Di samping pemangkasan sejumlah anggaran proyek dan biaya perjalanan dinas, pandemi Covid-19 di Tanjabbar berdampak pada bidang tenaga kerja. Sampai saat ini lima perusahaan merumahkan karyawannya. Dua di antaranya dinyatakan tutup alias stop beroperasi.
Hal ini dipaparkan langsung Jubir Gugus Tugas Covid – 19 Ir H Taharuddin kepada awak media, belum lama ini.
Dari data yang dipaparkan, lima perusahaan yang merumahkan karyawannya antara lain PT Aroma Jaya Indonesia yang berdomisili di Kecamatan Betara, Hotel Arriyad Kualtungkal, PT Global Vision Infex di Bram Itam, PT Andika Pratama Karya Mandiri di Kecamatan Tebing Tinggi. Satu lagi adalah Hotel Masa Kini yang berada di Kota Kualatungkal.
Dari data tersebut, PT Aroma Jaya Indonesia menyatakan menutup perusahaannya, dan sekaligus merumahkan 49 karyawan. Begitu juga dengan PT. Global Vision Infex yang berada di Kecamatan Bram Itam juga menutup perusahaannya sekaligus merumahkan tiga karyawan.
Sementara Hotel Arriyadh sementara ini merumahkan delapan karyawan, PT Andika Pratama Karya Mandiri Tebing Tinggi merumahkan enam karyawan, Hotel Masa Kini juga turut merumahkan 9 karyawan.
Taharuddin belum menjelaskan secara konkrit terkait tindak lanjut karyawan yang dirumahkan lima perusahaan tersebut.
“Ini saya kira pihak perusahaan yang lebih tepat menjawabnya, karena masing-masing perusahaan punya kesepakatan yang berbeda,” tukasnya.
“Maaf hanya data tersebut yang bisa disampaikan,” timpalnya kepada awak media.
Sementara itu, belum ada penjelasan konkrit dari Kadisnaker Tanjabbar Dianda Putra. Dikonfirmasi via pesan Whatsapp belum ada jawaban.(son)
Hasil Rapid Test Positif, Warga Sungai Penuh Dijemput Tim Medis
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Bupati dan Wabup Bungo Bagi Masker Gratis
Haris Sebut Dua Pasien Positif Rapid Test di Merangin Tanpa Gejala, Keluarganya Juga Diisolasi
Bupati Minta Jangan Sebut Indetitas demi Jaga Masyarakat Tidak Resah
Soal Hasil Rapid Test Dua Anak Positif, Tokoh Pemuda Pulau Baru Minta Tim Gugus Beberkan Asal Kontak
Mau Nangkap Toke Emas Ilegal di Tabir, Mobil Polisi Dikabarkan Dilempari Warga Pakai Batu