Kota Jambi Siaga IV, Debit Air Sungai Batanghari Terus Naik

Puluhan Rumah Terendam Banjir di Bungo

Sabtu, 11 April 2020 - 06:53:10 WIB - Dibaca: 1695 kali

(Fitriyadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, MUARA BUNGO-Tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir menyebabkan Sungai Batang Bungo meluap. Akibatnya, puluhan rumah di Dusun Bedaro, Kecamatan Muko-Muko Bathin Vll, Kabupaten Bungo terendam, Jumat (10/04) pagi. Ketinggian air mencapai 1 Meter lebih. Warga pun tak bisa melakukan aktivitas.

Rudi Abror, salah seorang warga Dusun Bedaro mengatakan air sungai Batang Bungo mulai meluap sejak Kamis malam. Dini hari, sekitar pukul 05.00 Wib, air mulai merendam pemukiman warga sampai pukul 10:00 Wib. ‘’ Akibat banjir ini warga tidak bisa berbelanja. Kebetulan hari ini (Jumat) di dusun tersebut Pasar mingguan,’’ katanya.

Rudi berharap banjir cepat surut dan bisa beraktifitas seperti biasa. ‘’ Kami dak bisa menempuh jalan ke pasar. Kami hanya bisa berdo aagar musibah ko cepat selesai,”ujarnya.

Selain itu, Rudi  juga berharap pemerintah memberikan bantuan.

"Kami berharap ado bantuan dari pemerintah. Karena kami sulit memasak. Alat dapur terendam semua. Nak belanjo dak biso jugo. Akses jalan terendam,’’ katanya.

Mengetahui kejadian banjir, Kapolres Bungo AKBP Trisaksono Puspo Aji langsung meninjau lokasi. Selain memantau situasi, kapolres juga membawa bantuan berupa sembako dan lainya. ‘’ Kita mendapat kabar kejadian banjir ini dari Media. Makanya saya bersama anggota dan pak camat langsung berangkat ke sini (lokasi),”kata Aji.

Pantauan di lokasi, hingga sore kemarin, sebagian pemukiman warga masih terendam banjir. Selain itu, banjir juga menyebabkan akses jalan dusun tersebut tidak bisa dilalui. 

Sementara itu, di Kota Jambi debit air Sungai Batanghari naik 10 centi meter (cm). Warga yang tingga di bantaran sungai dihimbau untuk mewaspadai meluapnya air sungai Batanghari.

"Sehari sebelumnya 13.50 meter, kini (kemarin, red) 13.60 meter," kata Syahruddin, penjaga Pintu Air kawasan Ancol Kota Jambi, kemarin (10/4).

Syahruddin menyebutkan, debit Sungai Batanghari diprediksi akan terus naik, karena hujan masih sering terjadi di daerah hulu sungai. "Kalau hujan di Kota Jambi tidak berpengaruh terhadap debit sungai Batanghari. Tapi kalau di hulu hujan  baru berdampak pada Sungai Batanghari di Kota Jambi," jelasnya.

Menurut Syahruddin, dengan kondisi ini sudah ada beberapa kawasan pemukiman yang tergenang karena luapan Sungai Batanghari. "Di Jambi Timur sudah mulai tergenang di bagian bawah rumah warga," katanya.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Feriadi mengatakan saat ini Kota Jambi sudah masuk siaga 4. Menurut dia, pada level ini, pihaknya sudah mulai mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Tim melakukan patroli ke daerah rawan bencana banjir. Jika nanti sudah masuk 14.00 meter maka akan dilakukan apel siaga dan mulai menggerakkan seluruh komponen.

"Hari ini, (kemarin, red) ketinggian air 13.58," katanya, Jumat kemarin (10/4). “Kita ada beberapa status terkait banjir. Diantaranya waspada, siaga hingga tanggap darurat,” tambah Feriadi.

Menurut Feriadi, di Kota Jambi ada 6 Kecamatan yang rawan banjir. Yakni Kecamatan Pelayangan, Danau Teluk, Telanaipura, Jambi Timur, Pasar dan Danau Sipin. Sementara untuk banjir dadakan sudah dipetakan ada 9 titik. “Seandainya hujan 1,5 jam atau 2 jam. Kita sudah punya peta titik-titik mana saja yang banjir genangan. Sudah bisa kita hitung,” jelasnya.

Dia meminta kepada camat dan lurah untuk menginformasikan kepada masyarakat. Jika hujan deras 1,5 jam hingga 2 jam, wilayah-wilayah yang biasa tergenang akan siap siaga. "Karena itu sudah bisa diprediksi. Alirannya sudah bisa kita tunggu. Makanya langsung diinformasikan supaya masyarakat bisa menyelamatkan barang-barangnya," ujarnya.

Feriadi meminta agar semua warga Kota Jambi tetap waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Bukan hanya banjir saja yang diwaspadai. Tapi juga angin puting beliung, pohon tumbang dan tanah longsor. Pihaknya sudah siaga mengantisipasi bencana di Kota Jambi. Sarana dan prasaran juga sudah disiapkan. (yad/Ali)





BERITA BERIKUTNYA