JAMBIPRIMA.COM, TEBO- Dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang kini sering di sebut begal terhadap 3 orang remaja warga Desa Tuo Ilir, Kecamatan Tebo Ilir ini terjadi di Pondok (Pos) penjagaan kerbau di RT. 15 Desa Tuo Ilir, Kecamatan Tebo Ilir, pada hari senin (11/5/2020) sekitar pukul 16.00 wib.
Ketiga korban yang merupakan warga Desa Tuo Ilir yang masih berstatus sebagai pelajar tersebut adalah Gilang Ramadhani (15), warga RT. 06, Marsel Akram (13), warga RT.06 dan Muhaimin Al- Hanib (15), warga RT. O5.
Kejadian bermula, sekitar pukul 15.00 wib ketiga korban duduk- duduk di pondok penjagaan kerbau sambil main game di HPnya masing- masing. Tidak lama berselang datanglah dua orang pelaku (terlapor) dengan mengendarai sepeda motor merk Honda beat warna putih dengan les biru yang kemudian di parkir tidak jauh dari pondok tersebut.
Kedua pelaku langsung menghampiri dan menodongkan sebilah parang kepada ketiga korban sembari meminta HP. Sambil menodongkan parang, salah satu pelaku juga sempat bertanya," kamu anak siapa," katanya kepada korban.
Merasa terancam, Muhaimin dan Marsel menyerahkan HP merk OPPO A5S masing- masing miliknya kepada kedua pelaku.
Pelaku juga berhasil merampas HP milik Gilang Ramadhani yang sebelumnya Ia sembunyikan di balik punggungnya. Merasa HPnya dirampas, Gilang mendorong pelaku, selanjutnya turun dari pondok dan mengambil kunci sepeda motor milik pelaku.
Mengetahui kunci motor miliknya di ambil, pelaku bukan hanya mengepung, menangkap dan mengambil kembali kunci motornya, tapi juga melakukan penganiayaan dengan cara- menginjak- injak tubuh korban.
" Korban di bawa ke semak- semak, lalu di injak- injak oleh kedua terlapor," ungkap Kapolsek Tebo Ilir, IPTU Fernando Gultom, SH kepada Jambiprima.com, selasa (12/5/2020).
Usai di injak- injak oleh kedua pelaku, alih- alih membuat korban takut dan lari, korban malah mengejar kedua pelaku.
" Pada saat mengejar itulah korban terkena ayunan parang dari terlapor, sehingga korban mengalami luka pada bagian jari tengah, tangan kanan, pergelangan tangan kiri dan punggung sebelah kanan," terang Kapolsek.
Mantan Kanit Buser Polres Tebo ini juga menyebutkan, akibat kejadian tersebut ketiga korban juga kehilangan 3 unit HP merk Oppo A5 S dengan nilai kurang lebih Rp. 6 Juta.
" Terkait hal ini, kita sudah menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban, dan pelaku saat ini dalam penyelidikan petugas," pungkasnya. (tim)