JAMBIPRIMA.COM, MUARA BUNGO- Persatuan suku atau etnis Batak, Sumatera Utara, yang tergabung dalam Tim 11 SZ - Erik, berkomitmen harga mati untuk kemenangan SZ - Erick pada pilbup Bungo 9 Desember mendatang.
Dukungan Etnis dari Sumatera Utara untuk SZ -Erick, didasari kerinduannya akan sosok H. Sudirman Zaini yang dinilai berhasil membangun, dan tentu hal yang tak kalah penting adalah selama kepemimpinannya, H Sudirman Zaini mampu menyatukan seluruh Etnis yang ada di Kabupaten Bungo, terutama Etnis atau suku Batak di Kabupaten Bungo.
Sebagaimana diketahui, etnis dari Sumut ini diantaranya, Persatuan Batak Kuamang Kuning, Kelompok Medan bersatu, serta persatuan Greja Bungo, yang didalamnya juga terdapat para tokoh masyarakat. Memastikan 90 persen suara untuk SZ-Erick.
Ucok Silaban dan Horas Sihombing, koordinator tim 11 Sz-Erick mengatakan, para tokoh dalam organisasi Etnis Batak Bungo mengenal, dan tau pasti siapa yang pantas memimpin Kabupaten Bungo.
"H. Sudirman Zaini dan Dr. Erick yang akan kita hantarkan memimpin Bungo dalam kontestasi pilbup tahun ini," ujar Ucok.
Ucok Silaban dan Horas Sihombing juga menjelaskan, Sudirman Zaini dan Erick layak untuk memimpin Kabupaten Bungo, melihat kinerja Sudirman Zaini saat menjabat bupati Bungo berhasil merangkul seluruh suku dan ras Di Kabupaten Bungo dan peduli terhadap masyarakatnya.
"Kecintaan beliau (SZ), kepada kami, dalam hal remeh-temeh saja beliau tetap hadir ada disetiap acara suku Batak, bagi kami inilah bukti pemimpin yang elok," pungkasnya. (tmc/sz-erick)
Sosialisasi Germas di Ponpes Modern Al- Hariri, Saniatul Lativa Serahkan Bantuan Sarana Cuci Tangan
Tak Terbendung, Ribuan Pemuda Bungo Bentuk Barisan Muda Satu SZ- Eric
Anggap Paslon No 1 Paket Lengkap, Warga Pematang Lumut Nyatakan Dukung
Mendadak Balik Kanan, Erick Ternyata Jenguk Anak yang Tersiram Air Rebusan Jagung di Tanjung Menanti
Tim 21 SZ-Erick Gencar Turun Hancurkan Kantong Suara Petahana
Detik- Detik Jelang Pilgub, HBA Kembali Ajak Warga Pilih CE- Ratu
Blusukan Serap Aspirasi, Fikar- Yos Disambut Antusias Warga Desa Koto Renah