JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Kegiatan pembangunan jembatan di Desa Papit, kecamatan Pamenang Barat terkesan asal jadi. Pasalnya, pembangunan jembatan tersebut hanya menggunakan Batu Pecahan yang biasa, bukan batu Split.
Selain itu, pembangunan jembatan yang menelan biaya sebesar kurang lebih Rp. 360.000.000 juga dinilai tidak transparan, ini terbukti tidak terlihatnya papan Merk atau papan Informasi seperti layaknya proyek pembangunan lainnya.
Kepala Desa Papit, Lukman Saat di konfirmasi di lokasi Pekerjaan Jembatan Pada Selasa (03/11/20) Sekitar Pukul 17.00 Wib mengaku pengerjaan jembatan tersebut sudah mengunakan batu pecahan split, tetapi sedikit.
" Kami gunakan batu split, tapi dikit dan itu sudah habis, dan pekerjaan ini harus tetap berjalan dan kami mengunakan batu biasa," ujarnya.
Ditanya persoalan papan Merk atau papan Informasi yang tidak terlihat, dirinya berkilah bahwa papan tersebut sudah di sobek oleh warga.
" Kalau papan merk sudah kami pasang kemaren, tetapi sudah di sobek oleh orang, dan sekarang tidak ada lagi," kata Lukman.
Agusti Randa Putra, salah satu Aktivis Merangin, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Peduli Masyarakat Merangin (GPMM) Yang sudah mengkroscek langsung proyek pembangunan jembatan tersebut, mengatakan bahwa Pembangunan Jembatan Desa Papit tersebut terkesan asal-asalan.
"Saya mempertanyakan Spesipikasi pekerjaan jembatan di Desa Papit dengan panjang 14 M dan Lebar 5M, dan seperti adukan komposisi beton, Mutu K berapa dan kades tersebut tidak bisa menjawab berapa K pekerjanlannya tersebut," terang Randa.
Dia menambahkan, coba kita lihat dengan Kasat Mata di lokasi Proyek tersebut tidak ada sedikitpun memakai batu pecahan spkit sehingga bisa mengurangi mutu beton dan juga daya tahan jembatan, pasirnya juga banyak mengandung unsur tanah.
Randa menjelaskan, seharusnya Pihak Desa harus bekerja sama dengan pihak teknis yang ahli di bidangnya, seperti memakai jasa Konsultan untuk mengerjakan jembatan tersebut, mengingat Jembatan tersebut akan digunakan dalam waktu panjang," tandasnya. (Key)
Merangin Raih Penghargaan dari BKN atas Dedikasi Penyelenggaraan CPNS dengan Baik
Demi Kenyamanan Pelayanan untuk Masyarakat, Disdukcapil Muaro Jambi Ubah Tampilan Kantor
Diduga Serobot Aset Pemkab, Oknum Cabup Batanghari di Polisikan
Peringati Sumpah Pemuda, BMI Tanjabbar Tanam Mangrove dan Bagi Masker
Hutan Kota Muhammad sabki, Bangun Track Sepeda untuk Masyarakat
Warga Batang Masumai Keluhkan Pekerjaan Proyek Milik PT APM, Hingga Melebihi Tonase Merusak Jalan
Pasukan Oranye Minta Pengunjung Car Free Night Buang Sampah di Tong Sampah