JAMBIPRIMA.COM, Merangin - Proyek Pembangunan Pembangkitan Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di wilayah Kabupaten Merangin, tepatnya di Desa Karang Anyar, Kecamatan Pamenang Barat, yang mana proyek tersebut di bangun dengan angaran APBN pada tahun 2016 yang lalu, yang mana Proyek Tersebut di kerjakan oleh PT WIKA (Persero Tbk), Anggaraanya dari Kementrian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM).
Proyek tersebut yang dikucurkan dari pihak Kementrian ESDM Sebesar Rp39.000.000.000,- (Tiga Puluh Sembilan Milyar), dengan anggaran tersebut pekerjaan proyek PLTBg sudah selesai pada akhir Tahun 2016.
Sangat disayangkan, dengan anggaran yang besar, tapi proyek PLTBg, tersebut tidak bisa dioperasikan, dengan demikian, bisa kita katakan kalau proyek tersebut yang bersumber dari pihak Kementrian ESDM, bisa dikatakan Sia-sia (Mubazir).
Dari selesainya pengerjaan proyek PLTBg tersebut, proyek tersebut belum pernah
beroprasi sekalipun, Dalam pengerjaan proyek tersebut diduga ada keterlibatan ESDM Kabupaten Merangin, dalam sistem administrasi pembebasan lahan yang mana lahan tersebut sudah di kabarkan dihibahkan ke pihak Pemda Merangin.
Salah satu warga sekitar yang berinisial KJR, sangat menyayangkan dengan tidaknya beroperasinya proyek PLTBg tersebut.
"Sangat disayangkan, dengan anggaran puluhan milyar yang dikucurkan oleh Kementrian ESDM, namun proyek pembangunan PLTBg tersebut tidak bisa dioperasikan," katanya.
"Padahal kan sangat bagus kalau proyek tersebut bisa beroperasi, dan sekarang lihat sendiri lah kondisi pembangunan tersebut, dimana alat-alatnya saja banyak yang hilang, bagaimana mau beroperasi proyek tersebut," tambah KJR.
Sementara Dadang Hikmatullah, yang menjabat salah satu Bagian Kabag di Dinas ESDM Merangin, yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, kamis (04/11), Mengakui adanya kerjasama Pemerintah Kabupaten Merangin (ESDM), dengan Kementerian ESDM terkait dengan proyek PLTBg tersebut.
"Keterlibatan ESDM Merangin cuma saya sendiri yang memahami masalah pengerjaan tersebut, cuma sangat disayangkan belum diserah terimakan oleh Kementrian kepada Pemkab Merangin, dan Pemkab Merangin pun tidak aka mau menerima kalau proyek tersebut tidak bisa di operasikan," ujar Dadang.(Key)
Pjs Bupati Sebut Enggak Lihat Masker Hamas, Syarkoni: Mereka Berbaris di Depan Anda Pak
Lima Tahun Hamas-Apri Menjabat, Jalan di Belakang Kantor Bupati Bungo Masih Tanah Merah
Operasi Yustisi, Sepuluh Tempat Usaha Masih Melanggar Prokes
Tak Pakai Tenaga Ahli, Pekerjaan Jembatan Desa Papit Terkesan Asal Jadi
Merangin Raih Penghargaan dari BKN atas Dedikasi Penyelenggaraan CPNS dengan Baik
Demi Kenyamanan Pelayanan untuk Masyarakat, Disdukcapil Muaro Jambi Ubah Tampilan Kantor
Diduga Serobot Aset Pemkab, Oknum Cabup Batanghari di Polisikan