Proyek PLTBg di Merangin dengan Dana Puluhan Milyar Dinilai Mubazir

Kamis, 05 November 2020 - 19:11:34 WIB - Dibaca: 2028 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, Merangin - Proyek Pembangunan Pembangkitan Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di wilayah Kabupaten Merangin, tepatnya di Desa Karang Anyar, Kecamatan Pamenang Barat, yang mana proyek tersebut di bangun dengan angaran APBN pada tahun 2016 yang lalu, yang mana Proyek Tersebut di kerjakan oleh PT WIKA (Persero Tbk), Anggaraanya dari Kementrian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM). 

Proyek tersebut yang dikucurkan dari pihak Kementrian ESDM Sebesar Rp39.000.000.000,- (Tiga Puluh Sembilan Milyar), dengan anggaran tersebut pekerjaan proyek PLTBg sudah selesai pada akhir Tahun 2016.

Sangat disayangkan, dengan anggaran yang besar, tapi proyek PLTBg, tersebut tidak bisa dioperasikan, dengan demikian, bisa kita katakan kalau proyek tersebut yang bersumber dari pihak Kementrian ESDM, bisa dikatakan Sia-sia (Mubazir).

Dari selesainya pengerjaan proyek PLTBg tersebut, proyek tersebut belum pernah 

beroprasi sekalipun, Dalam pengerjaan proyek tersebut diduga ada keterlibatan ESDM Kabupaten Merangin, dalam sistem administrasi pembebasan lahan yang mana lahan tersebut sudah di kabarkan dihibahkan ke pihak Pemda Merangin. 

Salah satu warga sekitar yang berinisial KJR, sangat menyayangkan dengan tidaknya beroperasinya proyek PLTBg tersebut. 

"Sangat disayangkan, dengan anggaran puluhan milyar yang dikucurkan oleh Kementrian ESDM, namun proyek pembangunan PLTBg tersebut tidak bisa dioperasikan," katanya.

"Padahal kan sangat bagus kalau proyek tersebut bisa beroperasi, dan sekarang lihat sendiri lah kondisi pembangunan tersebut, dimana alat-alatnya saja banyak yang hilang, bagaimana mau beroperasi proyek tersebut," tambah KJR. 

Sementara Dadang Hikmatullah, yang menjabat salah satu Bagian Kabag di Dinas ESDM Merangin, yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, kamis (04/11), Mengakui adanya kerjasama  Pemerintah Kabupaten Merangin (ESDM), dengan Kementerian ESDM terkait dengan proyek PLTBg tersebut.

"Keterlibatan ESDM Merangin cuma saya sendiri yang memahami masalah pengerjaan tersebut, cuma sangat disayangkan belum diserah terimakan oleh Kementrian kepada Pemkab Merangin, dan Pemkab Merangin pun tidak aka mau menerima kalau proyek tersebut tidak bisa di operasikan," ujar Dadang.(Key)





BERITA BERIKUTNYA