JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Curah hujan cukup tinggi beberapa Minggu terakhir terus melanda Kabupaten Merangin. Bahkan pantau awak media ada enam kecamatan sebelumnya, dilanda banjir akibat hujan.
Sebelumnya, Senin (23/11), menguapnya Sungai Tabir, sungai Merangin menimpa berapa kecamatan, yakni Tabir Barat, Tabir, Margo Tabir, Tabir Ilir, Tabir Selatan dan Pamenang, hingga ratusan rumah pun ikut terendam banjir dan sawah warga pun tidak dapat lagi dipanen.
Ukuran rumah terendam berpariasi, mulai dari 1 meter, 2 meter dan setinggi dada orang dewasa, sedang sampai hari ini, Kamis (26/11), sudah memasuki lima hari wilayah Kabupaten Merangin dilanda Banjir.
Sedangkan untuk jalan akses Batang Masumai, juga terputus akses naiknya sungai Batang Masumai menutup jalan warga menuju kota.
Sementara pantauan di lapangan, tercatat satu Jembatan Desa Karang Birahi, wilayah Pamenang Merangin rusak diterjang banjir. Hingga ratusan warga seberang jembatan tidak lagi bisa melakukan aktivitas ekonomi.
Hal itu dibenarkan Haji Zainul, saat diwawancarai, mengatakan, putusnya Jembatan Desa Karang Birahi, membuat waga dusun seberang sulit untuk menjual hasil pendapatannya.
"Ekonomi warga seberang itu jual karet melewati jembatan. Warga seberang itu Jumat akan menjual hasil pendapatannya, " ungkap Haji Zainul.
Sedangkan kata Zainul, untuk rumah warga tercatat di seberang jembatan sekitar 400 rumah yang akan mengalami isolir.
"Untuk bahan pokok ketubuhan rumah tangga, warga terpaksa menggunakan perahu kecil membawanya ke rumah mereka masing-masing, "tutupnya.(lan)