5 Hari Dilanda Banjir, Warga Dapat Bantuan Dari TNI dan Polri

Sabtu, 28 November 2020 - 06:26:45 WIB - Dibaca: 1658 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Lima hari dilanda Banjir, warga Desa Rantau Limau Manis dan Rantau Palembang, Kecamatan Tabir Ilir mendapat bantuan makanan dari Polres Merangin dan Kodim 0420/Sarko.

Bantuan itu langsung diserahkan oleh Dandim 0420/Sarko Letkol INF Tomi Radya Diansyah dan Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan kepada warga terkena musibah banjir.

Pantau di lapangan, tampak warga gembira adanya bantuan diserahkan TNI-POLRI kepada mereka.

Seperti diungkapkan warga setempat Kades Bunyami saat diwawancarai, sangat gembira adanya bantuan dari TNI polisi ke tempat mereka.

"Terima adanya bantuan dari Dandim dan Kapolres yang peduli dengan warga kami yang terkena banjir. Banjir ini sudah berjalan lima Hari di Desa kami, " ungkap Kades Rantau Limau Manis Jumat (27/11).

Selanjutnya, Kades juga minta kepada Kapolres Dandim juga melihat kondisi Dusun Rantau Palembang yang terisolir tidak bisa dimasuki akses jalan.

Sedangkan Dusun Rantau Palembang tidak bisa lalui, karena untuk melintasi harus mengunakan perahu ketek ke lokasi sekitar satu jam perjalanan melewati sungai Tabir.

"Jalan akses Rantau pelembang tidak bisa dilalui, karena airnya setinggi dada orang dewasa dan setinggi tiga meter, perjalanannya pun cukup jauh. Maka harus mengunakan perahu ketek," kata kades.

Sementara warga setempat, Yati juga sempat diwawancarai mengatakan, untuk kondisi kebutuhan air mandi terpaksa mengunakan air yang depan rumah mereka.

"Mandi untuk sekarang air depan rumah ini saja, sumur tidak bisa digunakan lagi, minum pun air sisa lama yang kita masak," bebernya.

Terpisah Kapolres Merangin kedatangan bersama Dandim memberikan bantuan sembako untuk warga Desa Rantau Limau Manis.

"Kedatangan saya bersama Dandim memberikan bantuan sembako kepada warga kita yang terkena banjir sudah lima hari ini, " tuturnya.

Pantuan awak media di lapangan Desa Rantau Limau Manis, tampak lima hari dilanda banjir tidur di atas tempat peralatan barang mereka.

Karena rumah mereka sedang dilanda banjir, sebagian warga pun meninggalkan rumah mereka dan mengungsikan ke rumah keluarga kedataran lebih tinggi. (Lan)





BERITA BERIKUTNYA