JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Masyarakat Desa Sumber Agung, Kecamatan Margo Tabir sambut niat baik Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan yang memberikan solusi dalam ekonomi kreatif setelah mereka tinggalkan pekerjaan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) wilayahnya.
Solusi kegiatan ekonomi kreatif sangat menyentuh langsung kepada masyarakat setempat, dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Hal itu disampaikan ketua Kelompok Tani Mustafa, saat diwawancarai awak media di lokasi Desa Sumber Agung.
"Mudah mudahan ekonomi kreatif ini terus berlanjut kepada masyarakat. Karena selamat ini kami
hidup dari karet sawit, juga sebagai mendompeng," ungkap Ketua Kelompok Mustofa Kamis (28/01).
Dengan adanya program yang diberikan, solusi Kapolres Merangin bersama
Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), UPTD Merangin.
"Program ini kami membangkit ekonomi nantinya. Semoga ini terus berlanjut, Kalau kita punya tekat kuat, tiada tidak mungkin sebelum terlambat, tetapi kita tetap semangat untuk maju, "Kata Mustofa.
Sementara Kades Sumber Agung Feri Yanto,
Mengatakan dengan adanya ekonomi kreatif bisa menghasilkan keuntungan lebih memadai dalam membantu kebutuhan keluarga nantinya.
"Selama ini kita terus melakukan pengembangan madu, maka kita berencana memasukan ke usaha bidang UMKM desa nantinya, termasuk mendorong kepada masyarakat budidaya Ikan lele ikan Patin, "terang Kades Sumber Agung.
Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan, diwawancarai mengatakan bekerja sama dengan penyuluh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), dalam memantau kegiatan ekonomi kreatif.
"Kegiatan ini kita lakukan yang rawan PETI, terutama fokus kepolisian Polres Merangin. Bagi rawan kita cuba mendatangi dan memberikan solusi untuk merubah kegiatannya," harapan Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan.
Kapolres Merangin, juga mengimbau kepada masyarakat mari jaga lestarikan hutan kita dari aktivitas PETI.
"Mari kita robah pola pikir kita, dan melestarikan hutan kita. Masih banyak kita kerjakan tanpa merusak alam, manfaatkan alam untuk anak cucu kita ke depan," tutupnya. (lan)