JAMBIPRIMA.COM, KOTA JAMBI - Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dicapai dari sektor uji kelayakan kendaraan bermotor, atau uji KIR pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi mengalami peningkatan.
Memasuki 2021 jumlah kendaraan yang melakukan uji KIR di Dinas Perhubungan (Dishub) meningkat.
Peningkatan layanan uji KIR ini membuat Dishub Kota Jambi optimis dapat memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD).
"Tiga bulan terakhir ini saja kami sudah mendapatkan Rp 1 miliar dan sudah 28,46 persen dari target kami sebesar Rp 3,54 miliar," ungkap Ridwan, Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor, Dishub Kota Jambi.
Pendapatan ini berdasarkan dari uji KIR pertama, uji KIR berkala, kendaraan berasal dari luar kota yang menumpang uji KIR, pembuatan kartu uji, dan pembuatan sertifikat hologram.
"Pada Januari kami telah mengumpulkan Rp 328.250.000, Februari Rp 322.365.000, dan Maret Rp 356.875.000," terangnya.
Ridwan memperkirakan meningkatnya ini disebabkan oleh beberapa daerah menutup layanan uji KIR-nya yang disebabkan belum memenuhi akreditasi dari pusat.
"Hal ini disebabkan beberapa daerah menutup sementara pelayanan uji KIR. Sebab beberapa daerah masih belum memenuhi akreditasi dari pemerintah pusat," ujarnya.
"Ini juga dipengaruhi dengan adanya penerapan sistem BLUe yang mana beberapa daerah yang belum memenuhi akreditasinya, terpaksa menumpang uji KIR di Kota Jambi," tambahnya.
Dirinya pun menyebutkan daerah tersebut antara lain Tanjab Timur, Tanjab Barat, Muaro Jambi, dan Batanghari.
"Sebenarnya jika hanya mengandalkan dari masyarakat Kota Jambi, kami pun agak sulit untuk memenuhi target dari PAD kami di 2021," bebernya.
Namun melihat dari perkembangan tiga bulan terakhir ini, Ridwan yakin dan optimis dapat memenuhi target PAD.
"Tentunya dengan melihat nilai retribusi ini, yang didapat hingga pada triwulan awal 2021, kami optimis target PAD bisa terpenuhi," pungkasnya. (San)
Warga Diminta Tinggalkan Aktivitas Ilegal Driling, Ini Solusi yang Ditawarkan Bupati Batanghari
Bupati Batanghari Akui Sedang Dorong Legalkan Ilegal Driling Jadi Pertambangan Rakyat di Bajubang
Sebelum Adat Mamantai Kerbau, Para Suami di Rantau Panjang Uji Nyali,
Silaturahmi dengan FPRJ Tanjabbar, Wabup Berpesan Pentingnya Peran Pemuda dan Akhlakul Karimah