JAMBIPRIMA.COM, KOTA JAMBI - Kasus Covid-19 di Kota Jambi tercatat ada 1.028 kasus pada 8 Meret 2022, jumlah tersebut terus menurun sejak 3 Meret lalu yang mencapai 1.615 kasus.
Sebagian besar dari pasien Covid-19 di Kota Jambi itu menjalani isolasi mandiri di rumah. Hanya ada beberapa pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit, yakni mereka yang benar-benar bergejala dan perlu penanganan medis.
Berdasarkan data Diskominfo Kota Jambi, pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit ada sebnyak 190 orang pada 8 Maret lalu. Dari 190 tersebut, 182 orang menjalani perawatan diruang isolasi rumah sakit, 7 orang mendapat penanganan di ruang ICU dan 1 orang ditangani di ruang NICU. Mereka dirawat di rumah sakit rujukan covid-19 yang ada di Kota Jambi.
Sementara, pasien yang menjalani isolasi mandiri tetap mendapat pengawasan dari puskemsas dan dinas kesehetan Kota Jambi.
KataWali Kota Jambi Syarif Fasha, untuk melakukan pengawasan sudah ada aturan SOP dari Kemenkes RI, bahwa dalam 1 minggu pasien didatangi dua kali oleh petugas tenaga kesehatan.
“Pengawasan dilakukan Puskesmas, Dinkes. Seminggu dua kali didatangi. Kemudian bisa komunikasi video call dan telpon,” kata Fasha.
Selain itu, pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah juga diawasai oleh jajaran satgas tingkat kelurahan dan juga Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.
“Kita punya data semua,” sebutnya.
Saat ini sebut Fasha, tugas pihaknya lebih memperbanyak melakukan traking pada kontak erat pasien yang positif covid.
Kata Fasha, tempat isolasi terpadu belum dibuka oleh Pemerintah Kota Jambi, karena saat ini pihaknya melihat rata-rata pasien covid-19 tanpa gejala (gangguan).
“Kondisinya di rumah masih memungkinkan,” pungkasnya. (CR01)