JAMBIRIMA.COM,KERINCI - Curah hujan yang cukup tinggi melanda kabupaten Kerinci dan kota Sungai Penuh dari Senin Pagi (14/11) hingga sore hari, mengakibatkan jalan Nasional Sungai Penuh-Tapan (Sumbar) tertimbun di material longsor.
Informasi yang diperoleh bencana tanah longsor yang menimbun seluruh badan jalan terjadi tepatnya di KM 27 Puncak Sungai Penuh, kejadian terjadi sekira pukul 07.30 WIB, akibatnya kendaraan dari Sungai Penuh menuju Tapan (Sumbar) tidak bisa dilewati, begitu juga sebaliknya, akibat terjadi kemacetan total.
"Ya, Jalan Sungai Penuh-Tapan Macet total tidak bisa lewat, karena jalan dipuncak Longsor dengan membawa kayu-kayu menimbun seluruh badan jalan, terpakso Kami menunggu alat datang untuk membersihkan. Dari pagi kami nunggu sampai jam 3 sore baru jalan bisa dilewati," ungkap Helni salah seorang warga yang akan menuju ke Tapan kemarin.
Dirinya berharap kepada pihak terkait untuk mensiagakan alat barat di jalan Nasional puncak Sungaipenuh tersebut, agar cepat ditangani jika terjadi di longsor. "Kami sangat berharap pihak pemerintah untuk siagakan alat berat di lokasi rawan longsor agar masyarakat tidak lama menunggu jika terjadi longsor,"harapnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kerinci, AKP Yudistira, membenarkan bencana longsor yang terjadi di Puncak Sungai Penuh tepatnya di KM 27, setelah mendapatkan laporan dirinya langsung turun menuju lokasi longsor di Puncak.
"Ya, di KM 27 terdapat Titik Longsor yang terjadi akibat Curah Hujan yang Cukup tinggi, mengakibatkan Tanah, Pohon dan Material berbatuan ikut terbawa Air sehingga menutupi badan jalan Sungai Penuh - Tapan,"jelasnya.
Dia menyebutkan bahwa bencana longsor yang terjadi di KM 27 tersebut terjadi, sekira pukul 07.30 WIB Senin pagi. akibatnya terjadi kemacetan yang panjang di lokasi longsor tersebut. "Kita melakukan Koordinasi Lintas Sektoral dengan Balai Jalan Provinsi
Berkaitan Pengadaan Alat Berat dan Pengerjaan/Pembersihan Material Tanah dan Batu dari Badan Jalan serta pengerjaan penimbunan badan jalan yang Longsor, sekitar pukul 15.30 WIB Jalan sudah bisa dilewati,"Ujarnya.
Karena kabupaten Kerinci dan kota Sungai Penuh kondisi cuaca masih terjadi hujan, Kasat Lantas mengimbau kepada pengendara yang melintas di Jalan Sungai Penuh - Tapan (Sumbar) untuk berhati-hati. "Kita Himbau masyarakat untuk berhati-hati melintas saat terjadi hujan apalagi jalan Puncak dan di Batang Merangin,"tandasnya.(Bdu)
LSM Petisi Pertanyakan Laporannya Terkait Dugaan Korupsi Sejumlah Mega Proyek di Tanjab Barat
Dinilai Abal-abal, DPD GPM Provinsi Jambi Menolak Keras Rakernas GPM Semarang
Melanggar Izin Tinggal di Indonesia, Seorang Anak Asal Malaysia Dideportasi
Puncak HKN ke 58 di Merangin, Kawasan Car Free Day Bangko Seperti Lautan Manusia