Jelang Nataru, TPID Kota Jambi Sidak Harga Sembako

Rabu, 21 Desember 2022 - 11:28:34 WIB - Dibaca: 1014 kali

Sekda Kota Jambi, A Ridwan sidak harga sembako jelang Nataru 2023, Selasa (20/12).
Sekda Kota Jambi, A Ridwan sidak harga sembako jelang Nataru 2023, Selasa (20/12). (Foto: jambiprima.com/Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM,JAMBI -Pemerintah Kota Jambi melakukan sidak ke sejumlah pasar dan gudang distributor sembako di Kota Jambi, Selasa (20/12). Inspeksi mendadak yang dipimpin Sekda Kota Jambi A Ridwan itu, untuk memastikan harga pangan stabil saat menjelang natal dan tahun baru ini. Tujuannya juga menahan laju inflasi Kota Jambi.

Sekretaris Daerah Kota Jambi A Ridwan mengaku, yang di khawatirkan pihaknya ada beberapa komoditi yang cenderung akan naik.

“Dilapangan harganya bervariasi, namun berdasarkan hasil sidak kami tadi harga masih cukup stabil," kata A Ridwan.

Dijelaskan Ridwan, beberapa komoditas yang dikhawatirkan itu diantaranya seperti cabai merah, telur, ayam potong dan beras. 

Untuk komoditi beras, kata Ridwan, pihaknya telah meminta kepada Bulog untuk dapat memasukkan beras premium, medium ke swalayan-swalayan di Kota Jambi.

“Tujuannya agar pilihan masyarakat semakin bervariatif. Kita akan kerjasama dengan Bulog untuk memasukkan beras yang sifatnya medium ke swalayan, jadi masyarakat punya pilihan,” imbuhnya.

Lanjut Ridwan, dari sidak ini, selanjutnya TPID Kota Jambi bersama satgas pangan akan memberikan evaluasi sehingga dapat melakukan intervensi pada beberapa komoditas yang diperkirakan akan mengalami kenaikan menjelang akhir tahun.

"TPID bersama satgas pangan akan evaluasi, rapat untuk komoditi apa yang akan diintervensi," ungkapnya.

Wali Kota Jambi Fasha menegaskan, Pemkot Jambi sudah menyiapkan anggaran untuk melakukan intervensi jika terdapat kenaikan harga bahan pangan menjelang natal dan tahun baru ini.

"Kita akan intervensi untuk belanja bantuan sosial, misal untuk menurunkan harga beras, cabai dan lainnya jika terjadi kenaikan," katanya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Jambi, Eva Ariesty mengatakan angka inflasi bulan Desember ini diprediksi akan naik. Hal itu menyusul adanya kenaikan harga pada beberapa komoditi. 

"Karena faktor cuaca juga. Barang-barang yang bersifat musiman, seperti cabai, tanaman sayuran itu akan naik. Apalagi menghadapi Nataru, permintaan juga pasti akan naik. Tapi dalam tahap wajar, kita upayakan. Sebab TPID baik provinsi maupun kota sudah ada lakukan operasi pasar, subsidi, dan lainnya," pungkasnya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA