JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jambi melakukan aksi untuk mendukung nenek Hapsah yang dimulai dari Tugu Keris Siginjai Kota Baru hingga ke DPRD kota Jambi, Rabu (7/6).
Mereka melakukan orasi selama kurang lebih 45 menit sebelum akhirnya diterima Ketua Komisi I Muhili Amin, Ketua Komisi III Saipul, Sekretaris Komisi II Joni Ismed, anggota Komisi IV Kemas Faried Alfarelly dan Anggota DPRD yang lain.
Muhammad Muhlisin Yusuf, salah satu mahasiswa yang melakukan aksi mengatakan jika pihaknya menuntut agar pemerintah mengusut tuntas segera dan menyelesaikan kasus nenek Hapsah.
"Bebaskan hak berpendapat kami dan agar DPRD kota Jambi memihak kepada rakyat," ujarnya.
Selain itu ia juga mengatakan, permasalahan itu terjadi sejak lama dan berlarut, tetapi setelah mediasi tidak kunjung selesai dan menemukan titik temu.
Setelah melakukan pertemuan dengan para mahasiswa, Muhilli akan melakukan mediasi kepada Pemkot Jambi untuk persoalan yang terjadi agar segera ditindaklanjuti.
"Secara teknis itu bukan kewenangan kita tetapi persoalan ini akan kita giring sampai di mana," ujarnya.
Sementara itu terkait siswa yang dilaporkan oleh Pemkot Jambi, Muhili mengatakan sebaiknya dilakukan mediasi terlebih dahulu. "Kalau persoalan seperti ini selalu dilaporkan ke polisi artinya kewibawaan pemerintah tidak ada," katanya.
Ia juga berharap jika ke depan ada persoalan seperti ini, tidak langsung dilaporkan. Seharusnya dilakukan negosiasi dan mediasi terlebih dahulu.**