Jembatan Penghubung ke SDN 68 Memprihatinkan

Selasa, 25 Juli 2023 - 10:12:22 WIB - Dibaca: 2040 kali

Jembatan Penghubung ke SDN 68 Memperihatinkan
Jembatan Penghubung ke SDN 68 Memperihatinkan (Foto: jambiprima.com/Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Kondisi jembatan penyebrangan dari RT 31, kawasan Pulau Pandan, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin menuju SDN 68 Kota Jambi, tampak memprihatinkan. Selain lantai jembatan yang keropos termakan usia, juga beberapa sisi jembatan sudah tidak ada lagi besi pembatas yang biasa dipegang saat melewati jembatan tersebut.

Hal ini pun tentu menjadi ancaman bagi masyarakat sekitar, khususnya anak-anak sekolah, yang mayoritas bersekolah di SDN 68.

Mereka harus lebih esktra hati-hati saat melewatinya. Apalagi saat musim penghujan, jembatan tersebut menjadi licin. Jembatan tersebut, berada di atas pipa ukuran besar milik Perumda Air Minum Tirta Mayang.

Warga RT 31, Mimi Maryati menyebutkan, sudah ada peristiwa anak sekolah yang jatuh dari tangga jembatan tersebut lantaran licin.

“Sudah pernah ada yang jatuh. Jembatan ini sangat memprihatinkan, kami mohon bantuan segara ada perbaikan. Karena kami juga khawatir terjadi hal-hal tak diinginkan,” kata dia, Senin (24/7)

Sementara itu, seorang siswi SDN 68, Rani mengaku, ia sudah terbiasa melewati jembatan usang tersebut. Meski khawatir, dirinya tetap melewati jembatan tersebut.

Sebab, hanya jembatan tersebut salah satu rute menuju tempat ia bersekolah, selain menaiki sampan menyeberangi aliran sungai yang menuju Sungai Batanghari.

“Khawatir juga. Tapi sudah terbiasa. Kami mohon segera diperbaiki,” harapnya.

Senada dikatakan Waka Kurikulum SDN 68 Kota Jambi, Syabrodi. Kata dia, kondisi ini sudah berlangsung lama. Mengingat, hampir 50 persen siswa di situ berasal dari RT 31, ia berharap jembatan dapat segera diperbaiki.

“Sebelum saya di sini (mengajar, red) kondisinya sudah seperti itu. 50 persen siswa berasal dari seberang sana, jadi kita harap segera diperbaiki,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Jefrizen didampingi Kemas Faried Alfarelly dan Syofni Herawati meninjau jembatan sekolah tersebut. 

Kata Jefrizen, selaku anggota, pihaknya juga turut prihatin atas kondisi jembatan tersebut.

“Ini salah satu keluhan warga, terkait akses jalan menuju SDN 68. Kondisinya, memang sangat memprihatinkan. Sangat mengkhawatirkan,” kata dia.

Terkait hasil tinjauan ini, Jefrizen menyebutkan akan mengusulkan kepada OPD terkait perihal perbaikan akses jalan tersebut.

“Saat kita naik, memang lantainya banyak yang keropos. Termasuk kayu-kayu tangganya juga ada yang bisa lepas, jadi khawatir membahayakan anak didik kita. Jadi kita harap segera diperbaiki,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Kemas Faried. 

"Saya menerima informasi itu dari warga, ini langsung kami tindaklanjuti. Saya juga sudah mencoba menyeberang jembatan itu, kondisinya memang besinya sudah keropos, kayu-kayunya juga banyak yang hilang. Khawatirnya itu membahayakan peserta didik kita," ujarnya.

Kemas Faried mengatakan, kalau bisa dianggarkan pada APBD-P 2023 nanti. "Supaya tidak membahayakan, dan anak didik kita jadi korban," pungkasnya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA