JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Kantor Kemenag Tebo memastikan jumlah jema'ah Haji asal Tebo yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 28 yang diberangkatkan dari Pendopo Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Tebo, tidak akan sama dengan jumlah pemulangannya. Hal ini disampaikan, Kasi Haji dan Umroh Kemenag Tebo Darmawi.
Menurutnya, dari 200 jema'ah haji asal Tebo saat ini hanya tinggal 198 jema'ah saja. Karena 2 jema'ah lagi gagal diberangkatkan, dengan alasan kesehatan.
"Jema'ah atas nama Asni dan Siti Atekah gagal berangkat karena sakit," ungkapnya, Kamis (20/6/2024).
Dijelaskannya, Siti Atekah tertahan di asrama haji Jambi saat hendak diberangkatkan ke Batam. Sedangkan Asni, tertahan di bandara Batam saat hendak diberangkatkan ke tanah suci.
Kedua jema'ah haji asal Tebo ini, sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit (RS). Namun saat ini kondisinya telah membaik, dan telah di pulangkan ke domisilinya. Seperti Siti Atekah di Kecamatan Rimbo Ulu dan Asni di Kecamatan Tebo Ulu.
Sementara itu, jema'ah haji asal Kabupaten Tebo Kloter 28 di jadwalkan akan pulang ke tanah air pada tanggal 22 Juli 2024 mendatang. (Fan)
Sidang PETI Tebo: Ahli ESDM Sebut Tak Ada Izin Tambang Emas, Hakim Soroti Peran Negara
Jalan Padang Lamo Rusak Parah, Warga Keluhkan Aktivitas Terganggu
Tren Kenaikan Penyakit Menular dan Target Zero Growth 2030 di Provinsi Jambi
UNJA Perketat Seleksi Mahasiswa Baru Lewat Tes Kesehatan dan Narkoba
Wagub Sani Tegaskan APPSI Jambi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat di Tengah Tantangan Pasar Modern
UIN STS Jambi dan BSI Jalin Kerja Sama Pembiayaan Syariah untuk Pegawai PTKIS
BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Penginapan di Sekretariat DPRD Kota Jambi