JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi memastikan pendampingan psikologis terhadap santri korban pencabulan oleh pimpinan pondok pesantren Sri Muslim Mardhatillah, Kota Jambi.
Kepala DPMPPA Kota Jambi Noverintiwi Dewanti mengatakan, UPTD PPA telah mendampingi korban termasuk saat melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.
"Saat itu juga sudah dilakukan investigasi sesuai dengan SOP dari pihak kepolisian dan beberapa hari yang lalu kami mendapatkan informasi dari pihak kepolisian bahwa oknum dari pimpinan ponpes tersebut telah ditahan dengan dugaan adanya 12 korban," katanya.
Noverintiwi menegaskan, untuk pendampingan terhadap korban, secara lisan kepolisian sudah meminta bantuan dari UPTD PPA Kota Jambi. Selanjutnya, secara resmi surat permohonan akan disampaikan kepolisian kepada mereka.
Saat ini, pihaknya sudah mendampingi salah satu korban yang telah melapor. Pendampingan psikologis diberikan untuk memulihkan rasa depresi yang diderita korban.
PPA beberapa kali memanggil maupun mendatangi korban secara langsung ke kediamannya untuk pendampingan bersama psikolog klinis.
"Menurut informasi dari psikolog klinis kami, korban sudah pulih seperti sediakala namun tetap terus kami pantau dan kami evaluasi," katanya.
Atas kejadian ini Noverintiwi mengingatkan masyarakat agar cepat tanggap terhadap permasalahan-permasalahan kekerasan di lingkungannya baik kekerasan fisik, verbal maupun seksual untuk segera melapor ke UPTD PPA Kota Jambi.
Dia memastikan bahwa pelayanan pendampingan oleh UPTD PPA Kota Jambi diberikan secara gratis dan pihaknya juga menjamin kerahasiaan data pelapor. (Cr04)
Kakanwil Kemenhaj Jambi Ingatkan Jamaah Selalu Ingat Kode Kloter BTH 22
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Danrem 042/Gapu Ikuti Peresmian Nasional dari Jambi
Wagub Jambi Lepas 442 Jamaah Haji Kloter BTH 22, Titip Doa untuk Kemajuan Daerah
85 Jamaah Calon Haji Kloter 22 Asal Tebo Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci
13.400 Pelanggan Tirta Mayang Terdampak Penghentian Operasi Intake Sijenjang Akibat Tumpahan Minyak