JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air Sungai Batanghari meluap hingga merendam permukiman warga di beberapa wilayah Kota Jambi. Salah satu kawasan terdampak adalah Kelurahan Tanjung Pasir, Kecamatan Danau Teluk, di mana pekarangan rumah warga mulai terendam air. Aktivitas harian masyarakat terganggu, bahkan sebagian warga terpaksa menggunakan sampan untuk beraktivitas.
Tak hanya itu, genangan air juga meluas hingga menutup akses jalan di beberapa titik, termasuk di sekitar Kantor Lurah Legok, Kecamatan Danau Sipin. Kondisi ini memaksa warga setempat mulai bersiap dengan membuat perahu kecil sebagai antisipasi banjir berkepanjangan.
Menurut laporan warga, banjir ini sudah terjadi sejak sepekan lalu dan terus meningkat seiring dengan tingginya intensitas hujan. Salah seorang warga Tanjung Pasir, Sholahuddin, mengungkapkan kekhawatirannya.
"Setiap hari air semakin naik, kita jadi kesulitan beraktivitas," ujar Sholahuddin, Selasa (3/12/2024).
Hal senada disampaikan Rusdy, warga lainnya, yang berharap adanya bantuan dari pemerintah.
"Kami butuh bantuan, terutama untuk kebutuhan dasar seperti makanan dan perlengkapan kesehatan. Semoga pemerintah cepat tanggap," tuturnya.
Banjir ini menambah beban masyarakat yang harus berhadapan dengan ancaman penyakit akibat air yang tergenang. Warga berharap pemerintah Kota Jambi dapat memberikan perhatian serius, tidak hanya dalam bentuk bantuan darurat, tetapi juga solusi jangka panjang untuk mencegah banjir di masa mendatang.
Sementara itu, Luckita Theresia, prakirawan BMKG Jambi, menyampaikan bahwa intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi. Berdasarkan keterangan BMKG pada Selasa (3/12/2024), cuaca di Jambi diperkirakan berawan dengan peluang hujan sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan 60–98 persen.
"Angin permukaan umumnya bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 6–20 km/jam. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang," ujar Luckita.
Di wilayah perairan timur Jambi dan sekitar Pelabuhan Jambi, tinggi gelombang masih dalam kategori tenang hingga sedang, dengan ketinggian antara 0,1–2,5 meter. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada.
Untuk saat ini, warga di kawasan terdampak terus memantau ketinggian air sambil mempersiapkan segala kemungkinan jika banjir bertahan lebih lama. Harapan utama mereka adalah respons cepat pemerintah dalam memberikan bantuan dan solusi, agar dampak banjir tidak semakin meluas.
Pemerintah Kota Jambi diharapkan segera turun tangan memberikan penanganan darurat sekaligus mengupayakan solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap terjadi di kawasan ini. (Cr04)
PUPR Tebo Belum Terima Laporan Penggunaan Jalan TMMD oleh PT Montd’or, Warga Sudah Menolak
Heboh Jalan TMMD Tebo Akan Dipakai PT Montd'or, PUPR-PR: Seharusnya Lapor ke Kami!
Pelantikan HKTI Jambi: Harapan Baru dari Desa untuk Ketahanan Pangan
Tabligh Akbar di Jambi, Pemerintah Tekankan Peran BKMT dalam Pembinaan Umat
Peringati Hari Kartini, Pemkot Jambi dan OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Perempuan
Pemkab Tebo Segera Teken Akad Pinjaman Rp100 Miliar dengan PT SMI, Proses Masuk Tahap Finalisasi
Seluruh Pemda Raih Zona Hijau pada Penilaian Pelayanan Publik 2024, Ini Catatan Ombudsman