JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Universitas Jambi, Selasa (28/04/2026).
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri tersebut berjalan sesuai prosedur, transparan, dan bebas dari praktik kecurangan. Tahun ini, pelaksanaan UTBK SNBT di Universitas Jambi berlangsung dalam beberapa sesi, yakni pada 21–30 April 2026 serta tambahan sesi pada 2 Mei 2026.
Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang mengikuti UTBK SNBT di Universitas Jambi mencapai sekitar 11.000 orang. Mereka memperebutkan sebanyak 3.797 kursi yang tersebar di 71 program studi yang tersedia.
Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan ujian, Universitas Jambi telah menyiapkan sebanyak 20 laboratorium komputer. Masing-masing laboratorium dilengkapi 20 hingga 75 unit perangkat komputer yang digunakan secara bergantian oleh peserta sesuai jadwal sesi ujian.
Sekretaris UTBK SNBT Universitas Jambi, Eko Pradipta, menyampaikan bahwa hingga hari pemantauan dilakukan, panitia belum menemukan adanya indikasi kecurangan dari peserta.
“Hingga saat ini, pelaksanaan ujian berjalan dengan tertib. Kami belum menemukan adanya kecurangan. Semua proses dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku, sehingga potensi pelanggaran dapat diminimalisir,” ujarnya.
Dalam kegiatan pengawasan tersebut, Ombudsman menilai sejumlah aspek penting, mulai dari kesiapan panitia, kelayakan sarana dan prasarana, hingga tingkat kepuasan peserta terhadap pelayanan yang diberikan selama ujian berlangsung.
Kepala Bidang Pencegahan Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Abdul Rokhim, menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan Universitas Jambi telah mempersiapkan pelaksanaan UTBK SNBT dengan sangat baik.
“Kami melihat kesiapan panitia sudah optimal, mulai dari perencanaan, penerapan SOP, hingga fasilitas yang disediakan bagi peserta. Ini menunjukkan komitmen penyelenggara dalam menjaga kualitas dan integritas seleksi,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kelengkapan fasilitas yang dinilai mampu mendukung kenyamanan peserta dalam mengikuti ujian. Dengan kondisi tersebut, diharapkan para calon mahasiswa dapat mengerjakan soal dengan maksimal tanpa kendala teknis.
“Fasilitas yang diberikan sudah cukup maksimal. Harapannya, peserta dapat mengikuti ujian dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ombudsman berharap kualitas penyelenggaraan yang telah berjalan baik ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang. Hal ini penting untuk memastikan proses seleksi berjalan adil serta mampu menjaring calon mahasiswa yang berkualitas.
Pelaksanaan UTBK SNBT sendiri merupakan salah satu jalur utama seleksi masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia yang menekankan pada kemampuan akademik peserta melalui sistem ujian berbasis komputer.
Dengan pengawasan dari Ombudsman, diharapkan pelaksanaan UTBK SNBT di berbagai daerah, termasuk di Universitas Jambi, dapat terus menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan bebas dari kecurangan. (DVD)
Akses Keadilan Diperluas, Pemerintah Genjot Posbankum hingga Tingkat Kelurahan di Jambi
Persit di Persimpangan Zaman: Makna HUT ke-80 dan Tantangan Baru Istri Prajurit di Era Digital
Mahasiswi Asal Jambi Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Jenazah Disambut Tangis Keluarga
Ombudsman Nilai Pelaksanaan UTBK SNBT di Universitas Jambi Berjalan Lancar
Demo PMII Minta Kadisdik Mundur, Muncul Dugaan Sarat Kepentingan Pribadi
UNJA Gelar Donor Darah Sukarela Angkatan XXIV, Siapkan Inovasi Data Pendonor Digital
Kenaikan BBM Ancam Harga Naik, Pemkot Jambi Siaga Kendalikan Inflasi