UNJA Gelar Donor Darah Sukarela Angkatan XXIV, Siapkan Inovasi Data Pendonor Digital

Rabu, 29 April 2026 - 08:12:30 WIB - Dibaca: 72 kali

Foto bersama Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama UNJA, Komandan KSR PMI Unit UNJA, panitia pelaksana, serta para peserta Donor Darah Sukarela Angkatan XXIV usai kegiatan di Pendopo BAAKSI Kampus UNJA Mendalo, Selasa (28/04/2026).
Foto bersama Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama UNJA, Komandan KSR PMI Unit UNJA, panitia pelaksana, serta para peserta Donor Darah Sukarela Angkatan XXIV usai kegiatan di Pendopo BAAKSI Kampus UNJA Mendalo, Selasa (28/04/2026). (Putri Indah S)

JAMBIPRIMA.COM, MUARO JAMBI – Kegiatan kemanusiaan kembali digelar oleh Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Jambi (UNJA) melalui Donor Darah Sukarela Angkatan XXIV yang berlangsung pada Selasa (28/4/2026) di Pendopo BAAKSI Kampus UNJA Mendalo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama UNJA, Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., bersama Komandan KSR PMI Unit UNJA Bima Rayuda, jajaran Badan Pengurus Harian, serta Ketua Panitia Pelaksana Donor Darah Sukarela Angkatan 24.

Dalam sambutannya, Dr. Guspianto menegaskan pentingnya ketersediaan stok darah bagi dunia kesehatan. Ia menyebutkan bahwa donor darah memiliki dampak besar terhadap keselamatan pasien, terutama dalam kondisi darurat medis.

“Donor darah sangat penting karena ini berkaitan dengan kesembuhan dan keselamatan jiwa manusia khususnya bagi pasien yang menjalani operasi atau mengalami kondisi darurat, seperti pendarahan hebat. Saya mengajak seluruh civitas akademika UNJA, baik dosen, tenaga pendidik, maupun mahasiswa untuk bisa berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” ujar Dr. Guspianto.

Sementara itu, Komandan KSR PMI Unit UNJA, Bima Rayuda, menyampaikan rencana pengembangan sistem digital untuk mendukung kegiatan donor darah di lingkungan kampus. Pihaknya tengah menyiapkan fitur berbasis data pendonor yang akan terintegrasi dengan sistem akademik.

“Kami berencana membuat fitur di aplikasi seperti Siakad yang memuat data golongan darah dan kontak mahasiswa. Jadi, ketika ada masyarakat yang membutuhkan donor darah mendesak, mereka bisa langsung dihubungi. Mengingat pendonor memiliki jangka waktu tiga bulan sekali, database ini akan sangat membantu,” ujar Bima.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa donor darah ini merupakan bentuk respons terhadap tingginya kebutuhan darah di sejumlah fasilitas kesehatan di Provinsi Jambi, termasuk RSUD Raden Mattaher.

“Kami melihat di grup-grup mahasiswa sering sekali ada informasi kekurangan stok darah. Hal inilah yang mendorong kami untuk konsisten mengadakan kegiatan ini, dan syukurlah tanggapan dari rekan-rekan mahasiswa sangat positif,” ujar Syarief.

Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin sebagai wujud kepedulian sosial sivitas akademika UNJA terhadap kebutuhan kemanusiaan di masyarakat. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA