JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tebo di sorot, pasalnya kekurangan Volume Pekerjaan dan Ketidaksesuaian Spesifikasi pada 31 Paket Pekerjaan Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan pada Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten Tebo.
Diketahui dari Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Tebo Dinas PUPR menganggarkan Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan pada TA 2023 sebesar Rp147.540.870.336,00 dengan realisasi sebesar Rp145.617.168.707,00 atau 98,69%. Realisasi tersebut di antaranya pada Dinas PUPR sebesar Rp142.764.210.707,00. Hal ini diungkapkan oleh Sekjen DPP LSM MAPPAN Hadi Prabowo kepada Media ini, Selasa 11 Februari 2025.
Aktivis Provinsi Jambi ini menuturkan, hasil pemeriksaan secara uji petik pada 31 paket pekerjaan fisik Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan yang dilaksanakan Dinas PUPR menunjukkan terdapat kelebihan pembayaran atas kekurangan volume dan ketidaksesuaian spesifikasi sebesar Rp 2.215.562.000,00.Kekurangan Volume Pekerjaan dan Ketidaksesuaian Spesifikasi pada 14 Paket Pekerjaan Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan pada Bidang Bina Marga Dinas PUPR sebesar Rp2.152.844.000,00.
"Hasil pemeriksaan secara uji petik pada 14 paket pekerjaan fisik Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan pada Bidang Bina Marga Dinas PUPR, menunjukkan terdapat kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan dan ketidaksesuaian spesifikasi sebesar Rp2.152.844.000,00," ungkap Hadi Prabowo. (ARDI)
Desil 1 di Tebo Meningkat, Dinsos: Ada Penambahan Masyarakat Tidak Mampu
Hari Radio ke-81, RRI Jambi Kenang Perjuangan Angkasawan dan Perkuat Komitmen Layani Publik
Cek Endra Pimpin Audiensi HPMPI, Dorong Perlindungan Usaha Pertashop di Daerah
Kebakaran Hanguskan 1 Bangunan dan 5 Kios di Talang Banjar, 40 Personel Dikerahkan
PT SAS Kembali Ajukan Izin Stockpile di Aurduri, Pj Wali Kota Jambi Tegaskan Penolakan