JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Kemacetan parah kini semakin sering terjadi di sekitar Jembatan Aur Duri I, Kota Jambi, yang menjadi jalur penghubung utama Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera. Kondisi ini mendapat sorotan dari Anggota Komisi V DPR RI, H.A. Bakri, yang mendesak pemerintah segera mencari solusi konkret untuk mengatasi permasalahan lalu lintas di kawasan tersebut.
"Harus ada solusi cepat untuk mengurangi kemacetan ini. Jika tidak, kondisi lalu lintas di Jembatan Aur Duri I akan semakin memburuk," ujar Bakri di Jambi, Sabtu (22/2/2025).
Menurut Bakri, salah satu opsi yang sempat dipertimbangkan adalah membangun duplikat jembatan baru di sisi Jembatan Aur Duri I. Namun, rencana ini terbentur kendala ketersediaan lahan, sehingga pembangunan jembatan tambahan di lokasi yang sama menjadi sulit direalisasikan.
Sebagai alternatif, solusi yang lebih rasional adalah mempercepat pembangunan jembatan baru yang terintegrasi dengan ruas Tol Jambi-Rengat. Dengan adanya jalan tol ini, kendaraan besar dari arah Jambi menuju Riau atau sebaliknya tidak lagi melewati Jembatan Aur Duri I, sehingga kemacetan di jalur lintas timur dapat terurai.
"Jadi, mobil besar yang biasanya menggunakan jalan lintas timur nantinya akan langsung masuk tol dan tidak lagi melewati jembatan itu. Ini solusi terbaik yang bisa dilakukan," jelas Bakri.
Namun, ia mengakui bahwa kepastian pembangunan ruas Tol Jambi-Rengat masih menjadi tanda tanya, mengingat pemerintah pusat saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran.
Jembatan Aur Duri I sendiri sudah lama menjadi titik rawan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk di pagi dan sore hari. Untuk mengurangi kemacetan, setiap hari petugas kepolisian dari Pos Pengamanan Aur Duri dibantu Dinas Perhubungan serta warga setempat turut berjaga dan mengatur lalu lintas di sekitar jembatan tersebut.
Masyarakat berharap solusi konkret segera diambil agar permasalahan kemacetan di jalur utama ini bisa teratasi dan mobilitas warga tidak terus terganggu. (Cr04)
Rumah Kayu di Rimbo Bujang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp70 Juta
Dinkes Muaro Jambi Terima Banpres Rp1,1 Miliar, Perkuat Layanan Kesehatan Pascakarhutla
BNPT Soroti 137 Anak Terpapar Radikalisme, Digital Peace Creator Digelar di Jambi
UIN STS Jambi Segarkan 16 Asesor Serdos 2026, 83 Dosen Siap Jalani Penilaian
Al Haris Beri Peringatan Keras, Warga Jangan Tanam Sawit di Lahan Bekas Karhutla
Ico Ordiana Sukses Kembangkan Iwaku, Olahan Ikan Lokal Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
Hiburan Malam di Kota Jambi Tutup 1 Bulan Penuh Saat Ramadan