Sempat Terhenti, Program Makan Bergizi Kembali Aktif di Kota Jambi

Selasa, 15 April 2025 - 19:34:45 WIB - Dibaca: 2038 kali

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi (ANTARA News)

JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Program Makan Bergizi (MBG) gratis bagi siswa di Kota Jambi yang sempat terhenti selama tiga hari pasca-libur Lebaran Idulfitri 1446 H, kini kembali dilanjutkan. Pemerintah Kota Jambi secara resmi memutuskan untuk kembali mengaktifkan program ini mulai Senin, 14 April 2025.

Program yang merupakan bagian dari kebijakan nasional tersebut, sebelumnya tidak berjalan selama tiga hari pertama masuk sekolah setelah cuti Lebaran. Kondisi ini sempat menimbulkan pertanyaan di kalangan orang tua siswa. Namun, kini program telah berjalan normal kembali di seluruh sekolah sasaran.

Salah satu sekolah yang kembali melaksanakan program ini adalah SMP Negeri 17 Kota Jambi. Kepala Sekolah SMPN 17 Kota Jambi, Nurul Hikmawati, membenarkan bahwa MBG sudah kembali berjalan sebagaimana biasanya.

“Program MBG sudah mulai lagi per 14 April kemarin. Kami sudah menerima informasi resmi dari pemerintah bahwa program ini dilanjutkan setelah sempat terhenti beberapa hari,” ujar Nurul saat ditemui di sekolah, Selasa (15/4).

Ia menambahkan bahwa selama program berjalan kembali, belum ada keluhan dari siswa mengenai menu yang disajikan. Menu yang diberikan pun masih sama seperti sebelumnya, sesuai dengan standar gizi yang ditentukan.

“Kami berharap program ini terus berjalan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal, demi terciptanya generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan yang telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk mengurangi angka stunting serta membangun pondasi sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di masa depan.

Program MBG ini menyasar pelajar di jenjang SD hingga SMP di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Jambi, dengan harapan dapat memperbaiki kualitas gizi anak usia sekolah secara merata. (Cr04)





BERITA BERIKUTNYA