JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat langkah nyata dalam mendorong swasembada pangan. Sebanyak 5.000 kilogram bibit padi sawah telah disalurkan kepada para petani sebagai bagian dari strategi mempercepat peningkatan produktivitas pertanian.
Bantuan bibit ini diberikan untuk menunjang awal musim tanam pada April hingga Mei 2025, sekaligus mendukung upaya mempercepat ketahanan pangan di tingkat lokal. Selain bantuan bibit, Pemerintah Kota Jambi juga aktif melakukan pendampingan kepada petani untuk memastikan hasil panen yang maksimal.
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Jambi. Ia berharap ke depan akan ada tambahan bantuan bibit untuk mengejar target tanam di atas 500 hektar lahan.
“Bantuan bibit ini penting untuk mendorong swasembada pangan di Kota Jambi. Kami harap bantuan serupa terus berlanjut agar produksi pertanian semakin meningkat,” ujar Diza, Minggu (27/4/2025).
Sejalan dengan penyaluran bibit, Pemerintah Kota Jambi juga telah melakukan gerakan tanam padi serentak di sejumlah kawasan. Pada tahap awal, 10 hektar lahan telah ditargetkan untuk ditanami dalam waktu dekat.
Langkah ini menjadi bagian penting dari visi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memperbaiki kesejahteraan masyarakat berbasis sektor pertanian. Melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan petani, diharapkan Kota Jambi dapat menjadi salah satu daerah yang berkontribusi besar dalam pencapaian swasembada pangan nasional. (Ahmad)
Tren Kenaikan Penyakit Menular dan Target Zero Growth 2030 di Provinsi Jambi
UNJA Perketat Seleksi Mahasiswa Baru Lewat Tes Kesehatan dan Narkoba
Wagub Sani Tegaskan APPSI Jambi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat di Tengah Tantangan Pasar Modern
UIN STS Jambi dan BSI Jalin Kerja Sama Pembiayaan Syariah untuk Pegawai PTKIS
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
PPPK Gelombang Kedua Jadi Kesempatan Terakhir bagi Tenaga Honorer di Kota Jambi