JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Informasi yang dirangkum media ini, dugaan terjadinya pengeroyokan yang berujung tewasnya salah seorang warga SAD yang itu terjadi di Jembatan Sungai Kemang, Desa Betung Bedarah Barat, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, pada Selasa siang 29 April 2025 sekitar pukul 12.00 Wib diduga dilakukan oleh sejumlah oknum security perusahaan perkebunan PT Satya Kisma Usaha (SKU) Tebora.
Simpang siurnya informasi terkait tempat kejadian dan pelaku pengeroyokan yang menyebabkan warga SAD meninggal dunia ini cukup beralasan, karena di hari yang sama pihak Pemerintah Desa Betung Bedarah Timur dan Unsur Forkopimcam Tebo Ilir memfasilitasi pertemuan antara pihak koperasi, PT Persada Harapan Kahuripan (PHK) atau PT Makin dan warga SAD yang berlokasi di Afdelling 2 RT 19 Dusun 3 Desa Betung Bedarah Timur.
Mediasi terkait pencurian brondolan sawit milik PT Makin oleh warga SAD tersebut menurut Pj Kades Betung Bedarah Timur, Ning Ilham berjalan aman dan kondusif.
" Saat itu, kami Pemerintah Desa hanya menjelaskan kepada warga SAD bahwa lahan tersebut adalah lahan masyarakat yang bermitra dengan PT Makin. Tidak ada tindakan intimidasi atau kekerasan fisik kepada warga SAD, semua berjalan hingga aman dan kondusif," terang Kades. (ARD)
DPRD Desak Bakeuda Tebo Bereskan SHM Jalan TMMD, Izin Jalur Pipa PT Montd'Or Diminta Ditunda
DEMA UIN STS Jambi Ajak Gen Z Bangkit Berkarya Lewat Talkshow Marwah 2026
Kakanwil Kemenag Jambi Dorong WMI Perkuat Kader Ulama dan Kemandirian Pesantren
RDP DPRD Merangin Diabaikan? 8 Kepsek yang Mundur Tetap Dipaksa Bertugas, Wakil Ketua DPRD Kecewa
Akibat Salah Paham dan Emosi Karena Rekannya Tewas, SAD Nyaris Lukai Aparat