JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Pasca ditangkap 2 orang oknum Security perusahaan perkebunan Kelapa Sawit PT Satya Kisma Usaha(SKU) atau yang lebih dikenal dengan sebutan PT Tebora yang melakukan pengeroyokan yang menyebabkan warga Suku Anak Dalam (SAD) tewas di desa Betung Bedarah Barat Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi yakni NK dan HD.
Selain 2 Security, Polisi juga telah mengantongi beberapa nama pelaku lainnya yang ikut dalam pengeroyokan warga SAD yang menyebabkan 1 korban luka - luka dan 1 orang meninggal dunia yang terjadi pada Selasa 29 April 2025, di Jembatan Sungai Kemang, Desa Betung Bedarah Barat.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Manang Soebeti menegaskan bahwa ada pelaku lainnya yang sudah teridentifikasi dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan dari 2 pelaku yang sudah tertangkap.
Kata Manang yang lebih kerap dipanggil Pak Bray, ada 5 sampai 10 orang lagi yang ikut serta dalam pengeroyokan warga SAD di Tebo hingga tewas dimana pemicunya adalah persoalan pencurian Berondol buah Sawit oleh warga SAD.
"Mudah – mudahan dalam waktu dekat ini bisa segera kita minta pertanggungjawaban dan saya himbau kepada para pelaku yang ikut dalam peristiwa pengeroyokan itu, segera datang ke Polres untuk menyerahkan diri agar kita bisa menyelesaikan proses penyelidikan ini dan menyelesaikan perkara ini dengan sebaik – baiknya,” ultimatum Kompol Manang kepada pelaku lainnya. (ARD)
Gerakan Pangan Murah Hadir di Pulau Temiang, Bantu Warga Dapatkan Sembako Terjangkau
PN Muara Tebo Kabulkan Sebagian Gugatan Sengketa Tanah 9.820 Meter Persegi
Media Online Menjamur, Mursyid Sonsang Soroti Profesionalisme dan Peran Dewan Pers
Kemas Faried Pastikan DPRD Kawal RAPBD Kota Jambi 2027, Pelayanan Publik Tak Boleh Turun
APBD Kota Jambi 2027 Turun Rp142 Miliar, PAD Justru Ditargetkan Naik
Pemkot Jambi Siapkan Bantuan Beras untuk 49 Ribu KPM, Warga Wajib Terdaftar di Perlinsos
Tangkap Pencuri Ternak di Sumay, Polisi Selidiki Keterlibatan Pelaku Lain