JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Pasca ditangkap 2 orang oknum Security perusahaan perkebunan Kelapa Sawit PT Satya Kisma Usaha(SKU) atau yang lebih dikenal dengan sebutan PT Tebora yang melakukan pengeroyokan yang menyebabkan warga Suku Anak Dalam (SAD) tewas di desa Betung Bedarah Barat Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi yakni NK dan HD.
Selain 2 Security, Polisi juga telah mengantongi beberapa nama pelaku lainnya yang ikut dalam pengeroyokan warga SAD yang menyebabkan 1 korban luka - luka dan 1 orang meninggal dunia yang terjadi pada Selasa 29 April 2025, di Jembatan Sungai Kemang, Desa Betung Bedarah Barat.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Manang Soebeti menegaskan bahwa ada pelaku lainnya yang sudah teridentifikasi dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan dari 2 pelaku yang sudah tertangkap.
Kata Manang yang lebih kerap dipanggil Pak Bray, ada 5 sampai 10 orang lagi yang ikut serta dalam pengeroyokan warga SAD di Tebo hingga tewas dimana pemicunya adalah persoalan pencurian Berondol buah Sawit oleh warga SAD.
"Mudah – mudahan dalam waktu dekat ini bisa segera kita minta pertanggungjawaban dan saya himbau kepada para pelaku yang ikut dalam peristiwa pengeroyokan itu, segera datang ke Polres untuk menyerahkan diri agar kita bisa menyelesaikan proses penyelidikan ini dan menyelesaikan perkara ini dengan sebaik – baiknya,” ultimatum Kompol Manang kepada pelaku lainnya. (ARD)
SPMB di Tebo Berjalan Lancar, Disdikbud Tegaskan Sekolah Wajib Utamakan Jalur Zonasi
Sekda Sindi Optimistis Desa Sumber Agung Raih Hasil Terbaik di Lomba Desa Provinsi Jambi 2026
Heboh di Tebo, Anak Ketua BPD Diduga Jadi Korban Penyerangan Terkait PETI
Gaji 13 dan TPP Cair, ASN Kota Jambi Diajak Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
SPMB Kota Jambi 2026: Siswa Kini Bisa Pilih Dua SMP Sekaligus
DPRD Kota Jambi Ingatkan Sekolah, SPMB Harus Bersih dari Titipan
Tangkap Pencuri Ternak di Sumay, Polisi Selidiki Keterlibatan Pelaku Lain