JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Statemen Ning Ilham, Pj Kades Betung Bedarah Timur, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi di sejumlah media yang mengatakan bahwa warga Suku Anak Dalam (SAD) meninggal bukan karena dikeroyok massa atau petani mitra PT Persada Harapan Kahuripan (PHK) atau PT Makin menuai beragam tanggapan dari netizen.
Bahkan, tidak sedikit netizen yang menuding bahwa Pj Kades Betung Bedarah Timur (BBT) membela perusahan PT PHK (PT Makin) karena statemennya tersebut.
Terkait hal itu, Ning Ilham, Pj Kades BBT mengaku hanya menyampaikan fakta yang sebenarnya terjadi dilapangan.
" Faktanya, pelaku bukanlah massa atau Petani Mitra PT Makin. Sekarang sudah jelas yang sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah oknum karyawan PT Tebora (SKU)," ujar Kades BBT kepada media ini," Rabu 7 Mei 2025.
Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa statemennya itu juga bertujuan agar warga SAD tahu bahwa pelaku bukanlah massa atau petani.
" Jangan sampai ada kesalah pahaman, jangan sampai warga SAD menganggap korban yang meninggal dunia karena dikeroyok massa atau petani," kata Kades. (ARD)
Ketua ORIK Imbau SAD Tebo Tak Terprovokasi Penyerangan Mako Polres Merangin, PETI Minta Diusut
Jalan Rusak, Harapan Tak Boleh Pupus! DPRD Tebo Terus Perjuangkan Ruas Simpang Betung–Pintas
Kebakaran Hebat di Pasar Unit 6 Tebo, Enam Ruko Ludes, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Pameran Seni Rupa Jilid IV Tebo Digelar 18 November, Angkat Karya dan Identitas Daerah
Tangis Haru Warnai Pelepasan Drs. Sulen Setelah 28 Tahun Mengabdi
MTQH ke-55 Provinsi Jambi Digelar hingga 8 November, Pemkot Siapkan Pelayanan bagi Kafilah
Warga Bagan Pete Tanam Pohon Pisang dan Pancing Ikan di Tengah Jalan