JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - polemik pajak kendaraan Mobil Dinas Bupati Merangin menunggak pajak beserta ratusan kendaraan, giliran mahasiswa unjuk gigi Usai paripurna, Senin (14/7/2025) mahasiswa serahkan piagam penunggak pajak ke Bupati Merangin.
Sandra Wandi, aktivis kampus gegerkan DPRD Merangin usai menyerahkan sertifikat Terbaik I. Sertifikat tersebut diberikan atas kendaraan dinas menunggak pajak sebanyak 628 kendaraan.
Sayangnya, bupati menuding angka yang disampaikan oleh UPTD Samsat Merangin itu data palsu.
"Kamu bicara dulu dengan orang, jangan sampai nanti kamu dibilang data palsu," kelit Bupati Merangin, M Syukur.
Bupati kemudian beralasan, Ia mengecek dulu apakah 628 kendaraan itu aktif atau tidak.
"Jangan cari sensasi yang begitu-begitu. Lihat dong pemerintah, dari yang pertama saya yang minta," alasannya.
Syukur tidak menerimanya, dan berdalih akan memanggil Samsat dan OPD terkait ratusan kendaraan dinas menunggak pajak itu.
Sementara kepada wartawan, Sandra Wandi menjelaskan bahwa pihaknya memberikan piagam itu atas tunggakan pajak 471 kendaraan motor dan mobil 147.
Ia mengaku kecewa, karena piagam itu upaya mandiri dan dibuat sendiri untuk mengapresiasi pemerintah.
"Harapan kami kepada pemerintah, agar piagam ini diterima sebagai kritikan kami dan mengingatkan kepada semua kepala dinas terkait untuk membayar pajak sesuai yang Ia perintahkan kepada masyarakat," katanya.
"Alasan bupati tidak menerima, bahwa ini datanya tidak pasti. Dipastikan dulu, baru diserahkan kepada beliau," katanya.(Lan)
Tren Kenaikan Penyakit Menular dan Target Zero Growth 2030 di Provinsi Jambi
UNJA Perketat Seleksi Mahasiswa Baru Lewat Tes Kesehatan dan Narkoba
Wagub Sani Tegaskan APPSI Jambi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat di Tengah Tantangan Pasar Modern
UIN STS Jambi dan BSI Jalin Kerja Sama Pembiayaan Syariah untuk Pegawai PTKIS
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung