JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN -- Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Merangin berikan dukungan penuh dengan adanya Gerakan Marga Batin IX Ilir Berantas Tambang Ilegal dialiran Sungai Merangin.
Kegiatan itu viral diberbagai pemberitaan media online di Merangin, hingga ketua ISNU Merangin pun angkat Bicara.
"Menyikapi Persoalan kondisi sungai merangin yang sampai saat ini tak kunjung jernih, mengundang perhatian beberapa masyarakat terkait sungai merangin yang tak pernah kunjung jernih oleh aktifitas tambang illegal ini, membuat saya terpanggil, "ungkap ketua ISNU Merangin
Husni Mubarok.S.Sos.I.M.H, putra bhatin IX diilir ini lancang Bicara.
Ketua ISNU juga berharap betul kepada pemerinta kabupaten merangin, dan pihak terkait agar situasi ini dapat menjadi perhatian yang cukup serius.
" Sebab ini berkaitan dengan kehidupan masyarakat banyak, " tegasnya.
Lanjutnya sekaligus bertentangan dengan konsep Trilogi Kerukunan Jilid II Menteri Agama, yang diantaranya menegaskan bagaimana kita sebagai manusia dapat menjaga kelestarian alam dengan baik
"Kami sangat sudah rindu dengan kejerniahan sungai merangin seperti dulu," ucap Koordinator Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pamenang.
Dia juga menegaskan Memperhatikan hal tersebut, Sebab Sungai merangin merupakan salah satu sumber kehidupan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat merangin yang bermukim dipinggir aliran sungai merangin, terutama warga masyrakat Marga bhatin IX dilir, Seperti desa Tanjung lamin, Desa Limbur Merangin, desa karang anyar, Jelatang, muaro balengo, pamenang, keroya, tanjung gedang, dan empang benao,disamping itu. (Lil)
Karang Taruna: PT Montd'Or Tuli Aspirasi Warga, Jangan Paksa Jalan TMMD Jadi Jalur Pipa Migas
Bakeuda Tebo Masih Kaji Pinjam Pakai Jalan TMMD oleh PT Montd'Or, Izin Belum Diterbitkan
Haulling Batu Bara diwilayah Hukum Jambi dikelola oleh Organda atau BUMD Sesuai Atribusi Regulasi
PT SRA Kembali Menang Proyek Jalan Rp46 Miliar di Tebo, Rekam Jejaknya Jadi Sorotan