JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Kebakaran melanda SMP Negeri 20 Kota Jambi pada Rabu 10 September 2025. Api diduga berasal dari korsleting listrik di ruang koperasi sekolah dan dengan cepat merembet ke bagian atap bangunan lain.
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljhosa, langsung turun ke lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan saksi, asap pertama kali muncul dari ruang koperasi sebelum api membesar dalam hitungan detik.
“Diduga korsleting listrik akibat tegangan tidak stabil, sehingga api langsung membakar atap ruangan,” ujar Diza di lokasi.
Pihak sekolah segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi. Meski api sudah membesar saat petugas tiba, tim Damkar berhasil memadamkan si jago merah dan mencegah kebakaran meluas.
Pasca-kejadian, Pemkot Jambi memastikan langkah cepat untuk memperbaiki bangunan terdampak. “SMPN 20 memang sudah masuk daftar renovasi. Kami akan memprioritaskan perbaikan atap dan ruang terbakar agar kegiatan belajar mengajar bisa segera normal kembali,” jelas Diza.
Akibat kebakaran, siswa SMPN 20 Kota Jambi diliburkan sehari. Aktivitas belajar dijadwalkan kembali besok dengan memanfaatkan ruang kelas lain yang masih layak digunakan.
Sementara itu, nilai kerugian masih dalam pendataan. “Angka pastinya belum diketahui. Kami menunggu Dinas PU melakukan inventarisasi terhadap bangu
nan yang rusak,” pungkas Diza. (Ahmad)
#Jambiprima.com #ProvinsiJambi #Jambi #Damkar #DinasPendidikan #walikotajambi #pemkotjambi
Kemenag Jambi Batasi Penggunaan HP di Madrasah, Guru dan Siswa Dilarang Aktifkan Ponsel Saat KBM
Pemprov Jambi Salurkan 10.189 Kg Beras Cadangan Pangan bagi Warga Terdampak Banjir Sarolangun
Irwansyah Kembali Pimpin PWI Kota Jambi, Terpilih Aklamasi dalam Konferensi 2026
Usai Tulis Berita PAD, Wartawan di Merangin Diancam Dicincang dan Rumah Dibakar
24 Ribu KK Terancam Krisis Air, Ivan Wirata Desak Pembangunan SPAM Rp500 Miliar di Mendalo-Jaluko
Kontingen Jambi Siap Tampil di PESPARAWI Nasional 2026, Targetkan Prestasi Terbaik di Manokwari
Progres DD Tahap II untuk Desa se Tebo yang Tersalur sudah 96,40 Persen