JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN -- Pasca diberikan Langgar Ketahanan Pangan Program Budidaya ikan Desa Lubuk Napal Kecamatan Tabir sempat viral sebelum.
Kini sudah dikralifikasi Kades Lubuk Napal Kardi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp dirinya.
"Ok bang kmi lh dpek pngtar dari pak camat, nunggu masuklah lagi Kolam sudah sekarang lagi nunggu bibit ikan lagi di psan, "Ungkap Kades Kardi.
Terkait saya dakdo nak tau berita nak naik, kini saya fokus ngurus gawe lah "aku dado nak tau bang Brita apo nak naek,aku kni ngurus gawe akulah. Kalun dlayani nambah Beban pikia bae. tau aku program taunko Lum abih taun selesai galo kalun Agi taun bjalan lagi btuh proses galo," jelasnya.
Karena menurut Kardi biarlah kalau ada warga nak melaporkan kagek jadi pikiran penyakit Pulo.
"Ok, bialah kaluun Ado warga nak ngelapor bang git awak mikih jadi penyakit plo,"singkatnya.
Sebelumnya Diduga Kades Lubuk Napal Langgar Kesepakatan Ketahanan Pangan Budi daya Ikan Program Pemerintah.
Hal itu disampaikan warga Desa Lubuk Napal kepada awak media, hampir sudah memasuki bulan 10 tidak ada kejelasan pasti informasi penyebaran benih ikan.
Sedangkan informasi warga setempat mengatakan kolam ikan Budi daya ikan ketahanan pangan itu terletak di Kebun kades.
"Untuk tahap 1 sudah cair, malah tahap dua sudah mau habis Pulo anggaran, untuk kejelasan penyebaran ikan belum pasti, " ungkap warga lubuk Napal.
Warga juga berharap kepada pemerintah desa untuk membuat kejelasan bagaimana proses Budi daya ikan ketahanan pangan desa Lubuk Napal.(Lil)
Kukuhkan Pejabat BPKP, Gubernur Al Haris Pertegas Komitmen Bersama Kawal Keuangan Daerah
Bus Al Hijrah Tabrak Tiga Kendaraan di Tebo, Anggota DPRD Jadi Korban
Fraksi PAN Nilai APBD 2025 Belum Optimal, Soroti BLUD RSUD, Honorer hingga PETI
PKS Jambi Usulkan Pemutakhiran Data Pemilih Lebih Ketat, Soroti Sengketa yang Berulang
Kakanwil Kemenag Jambi Minta Seluruh Satker Perkuat Administrasi dan Responsif atas Pengaduan
Golkar Apresiasi WTP, Soroti Pelayanan dan Deposito BLUD RSUD STS
Tergantung Pemda Tebo, DPRD Pastikan 410 Orang Kategori R4 Tetap Diusulkan Jika Ada Biayanya