JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Setelah lebih dari sebulan menanti hasil seleksi, kepastian pelantikan calon kepala sekolah negeri di Kota Jambi akhirnya mulai terang. Wali Kota Jambi, dr. Maulana, memastikan pelantikan akan segera dilakukan setelah dirinya menyelesaikan pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).
“Setelah saya pulang dari Lemhanas, nanti kita cari waktunya,” ujar Maulana saat ditemui usai menghadiri Wisuda Tahfidz di halaman Kantor Wali Kota Jambi, Rabu (8/10/2025).
Sebelumnya, Seleksi Kompetensi Teknis (SKT) bagi calon kepala sekolah negeri jenjang TK, SD, dan SMP telah digelar pada 11 September 2025 dan diikuti 292 peserta dari berbagai satuan pendidikan. Seleksi ini bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan dilakukan secara digital dan terintegrasi, menjadikannya yang pertama di Indonesia untuk rekrutmen kepala sekolah berbasis sistem daring.
Langkah tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam membangun proses seleksi yang transparan, objektif, dan sesuai prinsip merit system.
Wali Kota Maulana menegaskan, jabatan kepala sekolah bukan sekadar pengelola administrasi, melainkan pemimpin pembelajaran yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
“Kepala sekolah itu harus jadi penggerak perubahan di sekolahnya. Mereka dituntut memiliki kemampuan manajerial, sosial, dan kepemimpinan yang kuat,” tegas Maulana.
Dengan seluruh tahapan seleksi yang telah selesai, Pemkot Jambi kini hanya menunggu momen pelantikan resmi. Setelah dilantik, para kepala sekolah diharapkan bisa langsung bekerja dan membawa semangat baru dalam mewujudkan “Kota Jambi Bahagia” yang berdaya saing dan berkarakter.
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #WalikotaJambi #GubernurJambi #Jambi #DinasPendidikan #Pemkot #BKN
Dialog Publik Pengelolaan Sampah di Kota Jambi Tampung Berbagai Masukan Masyarakat
Heboh! WNA Asal Tiongkok Dijemput Imigrasi di Tebo, Diduga Terkait Jaringan Perdagangan Orang
Cek Endra Tanam Perdana Sawit 15 Hektar di Sarolangun, Doa Bersama Warnai Awal Investasi Perkebunan
Pro-Kontra OPBM Terjawab, Akademisi hingga Tokoh Masyarakat Kompak Dukung Kota Jambi Bersih
Temuan BPK Rp451 Juta pada Proyek Rabat Beton 2024, Eryanto Sebut Kontraktor Sudah Angsur
Kemenag Jambi Batasi Penggunaan HP di Madrasah, Guru dan Siswa Dilarang Aktifkan Ponsel Saat KBM
Ombudsman Kawal Program Kampung Bahagia, Cegah Maladministrasi Sejak Dini