JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Ketua Karang Taruna Indonesia (KTI) Kelurahan Mampun, Kecamatan Tabir, Masik, menyayangkan sikap kontraktor pelaksana Proyek Nasional Drainase Jalan Lintas Sumatera yang menumpuk tanah hasil galian di depan SMP Negeri 2 Merangin.
Menurutnya, tanah yang dibiarkan menumpuk tersebut merusak pemandangan dan mengganggu lingkungan sekolah. Ia menilai kontraktor kurang profesional dalam menyelesaikan pekerjaannya.
“Ini sudah merusak keindahan lingkungan sekolah. Kontraktor harusnya bekerja profesional, karena ini menggunakan uang negara, bukan proyek pribadi,” tegas Masik, Kamis.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Merangin, El, mengaku kecewa karena pihak kontraktor tidak menepati janji awal untuk meratakan kembali tanah yang dititipkan di depan sekolah.
“Awalnya mereka janji akan meratakan tanah setelah pekerjaan selesai, tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut,” ujar El saat dikonfirmasi di halaman sekolah.
Terpisah, pihak kontraktor proyek, Rian, membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan penempatan tanah di depan SMPN 2 Merangin dilakukan atas permintaan pihak sekolah.
“Itu permintaan Pak Jhon, suami Ibu Kepala Sekolah. Tanah itu tanah negara dan proyek ini juga proyek negara. Kalau mau diratakan lagi, tentu perlu biaya tambahan untuk alat dan bahan bakar,” jelas Rian.
Hingga berita ini diterbitkan, tumpukan tanah masih terlihat di depan SMPN 2 Merangin, dan belum ada kejelasan kapan akan dirapikan. (Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Merangin #Jambi #BupatiMerangin
Tren Kenaikan Penyakit Menular dan Target Zero Growth 2030 di Provinsi Jambi
UNJA Perketat Seleksi Mahasiswa Baru Lewat Tes Kesehatan dan Narkoba
Wagub Sani Tegaskan APPSI Jambi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat di Tengah Tantangan Pasar Modern
UIN STS Jambi dan BSI Jalin Kerja Sama Pembiayaan Syariah untuk Pegawai PTKIS
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
PT Tebo Indah Siap Jalankan Rekomendasi DPRD Tebo Pasca Sidak