Warga Ancam Demo DPRD dan Bupati, Konflik Lahan dengan PT Tebo Indah Kian Panas

Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:59:04 WIB - Dibaca: 3169 kali

Pimpinan DPRD Tebo saat Sidak ke perkebunan warga yang bermitra dengan PT TI beberapa waktu lalu
Pimpinan DPRD Tebo saat Sidak ke perkebunan warga yang bermitra dengan PT TI beberapa waktu lalu (ARD)

JAMBIPRIMA.COM,. TEBO – Konflik sengketa lahan antara masyarakat dengan PT Tebo Indah (PT TI) belum juga menemukan titik terang. Meski sudah melalui berbagai proses seperti mediasi, rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Tebo, hingga sidak ke lokasi, permasalahan hak guna usaha (HGU) perusahaan ini justru menimbulkan dampak sosial baru di lapangan.

Salah satu warga terdampak, Hafizan Romy Faisal, melontarkan kritik keras terhadap rekomendasi DPRD Tebo yang dinilainya tidak berdasarkan kajian akademik maupun laporan masyarakat saat RDP sebelumnya.

“Lain yang kami laporkan, lain pula rekomendasi yang keluar,” tegas Romy, Selasa (21/10/2025).

Romy menilai DPRD kurang objektif dalam menindaklanjuti hasil temuan di lapangan. Menurutnya, hasil sidak beberapa minggu lalu menunjukkan adanya sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan, mulai dari indikasi perusakan lingkungan, pelanggaran hukum, hingga warga yang tidak menerima hak-haknya seperti bantuan sosial dan program bedah rumah.

Ia juga menyoroti dugaan pelanggaran hukum dalam kemitraan, wanprestasi, hingga pelanggaran hak asasi manusia (HAM). “Kebijakan yang diambil saat ini tidak berpihak kepada masyarakat dan tidak mengacu pada dasar hukum yang berlaku,” ujarnya.

Romy mendesak DPRD Tebo mengambil langkah tegas dengan merekomendasikan penyetopan sementara aktivitas PT TI di area bermasalah. Ia meminta agar langkah itu disertai kajian menyeluruh yang melibatkan pakar hukum, aparat penegak hukum, serta dinas perkebunan.

“DPRD punya kewenangan untuk menekan dan mengawal keadilan. Jangan justru menyerah pada Pemda. Ada masyarakat yang dirugikan akibat aktivitas PT TI,” kata Romy menegaskan.

Sebagai bentuk kekecewaan terhadap lambannya penanganan konflik ini, Romy bersama masyarakat berencana menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pekan depan di depan Gedung DPRD dan Kantor Bupati Tebo.

Mereka menuntut ketegasan wakil rakyat dalam menyelesaikan sengketa lahan yang telah lama menggantung serta menuntut keadilan bagi petani mitra dan warga terdampak langsung oleh kegiatan perusahaan tersebut. (ARD)

 

 

 

#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Pemda #Jambi #DPRD #PT. TI #BupatiTebo





BERITA BERIKUTNYA