JAMBIPRIMA.COM, TEBO — Sebanyak 24.422 warga Kabupaten Tebo telah melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di smartphone mereka. IKD merupakan inovasi layanan administrasi kependudukan yang memungkinkan masyarakat menyimpan data penting seperti NIK, KTP-el, dan Kartu Keluarga (KK) dalam satu aplikasi digital, sehingga lebih praktis, aman, dan meminimalkan risiko kehilangan dokumen fisik.
Namun, di balik angka tersebut, tingkat aktivasi IKD di Kabupaten Tebo ternyata masih jauh dari target nasional. Kepala Disdukcapil Tebo melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Jhani Ronald, mengungkapkan bahwa persentase aktivasi baru mencapai 8 persen, sedangkan target ideal berada di angka 30 persen.
Menurut Jhani, rendahnya persentase aktivasi IKD bukan tanpa sebab. Banyak warga yang terkendala perangkat smartphone yang tidak mendukung instalasi aplikasi IKD. Mulai dari versi Android terlalu lama, memori penyimpanan tidak cukup, perangkat tidak kompatibel, hingga masih adanya warga yang belum memiliki smartphone sama sekali.
“Kurangnya jumlah persentase aktivasi disebabkan beberapa faktor. Banyak smartphone warga yang tidak memenuhi kriteria untuk menginstal IKD,” jelas Jhani saat diwawancarai jambiprima.com, Kamis (4/12/2025).
Tidak hanya itu, persoalan jaringan internet yang tidak stabil di beberapa wilayah juga menjadi hambatan, sehingga proses aktivasi gagal dilakukan meski warga sudah melakukan perekaman KTP.
Meski demikian, Disdukcapil Tebo terus berupaya meningkatkan jumlah aktivasi IKD. Petugas secara rutin turun ke lapangan, mendatangi sekolah, desa, hingga pusat keramaian untuk membantu warga melakukan aktivasi langsung.
“Upaya terus kami lakukan. Petugas sudah turun ke lapangan membantu aktivasi, hanya saja progresnya memang belum maksimal,” tambahnya.
Jhani juga menegaskan, pelayanan aktivasi IKD tidak hanya diberikan kepada warga dengan alamat Tebo. Warga dari kabupaten lain yang berdomisili di Tebo pun tetap dilayani jika membutuhkan bantuan.
Dengan berbagai upaya yang tengah berjalan, Disdukcapil berharap angka aktivasi IKD dapat meningkat signifikan, sekaligus mendorong masyarakat lebih siap menghadapi transformasi digital layanan kependudukan di masa mendatang. (ARD)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Tebo #Jambi #DPRD #BupatiTebo
Hesti Haris Serahkan Santunan untuk Ribuan Anak Yatim dan Difabel di Peringatan 10 Muharram
Cek Endra: Ketahanan Energi Kunci Stabilitas Ekonomi, Dukung Percepatan 118 Blok Migas Baru
Fantastis! Anggaran Swakelola Rp10 Miliar, Jalan Tabir Cuma Kebagian Rp50 Juta
Resmi Dibahas! DPRD Tebo Gelar Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Komisi III DPRD Tebo Temui Edi Purwanto, Jalan Padang Lamo Rp70 Miliar Dikawal
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemprov Jambi Perkuat Sektor Riil
Seleksi PAW Pulau Baru Disorot: Pengalaman Kerja Diutamakan, Sarjana Terabaikan