JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tebo, Dimas Cahya Kusuma, menegaskan bahwa pihaknya akan segera memanggil rekanan pelaksana serta dinas terkait untuk dimintai penjelasan mengenai proyek hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) atau turap di Desa Pagar Puding, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, dengan nilai anggaran mencapai Rp20,4 miliar.
Dimas mengungkapkan, sejak awal Komisi III DPRD Tebo telah menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan proyek yang bersumber dari dana hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut. Bahkan, pihaknya telah berulang kali mengingatkan agar pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan diselesaikan tepat waktu.
“Pada saat pengawasan sebelumnya, kami sudah mewanti-wanti agar pekerjaan turap Pagar Puding ini dikerjakan dengan baik dan selesai sesuai jadwal. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa hingga 31 Desember 2025, pekerjaan tersebut baru dinyatakan selesai,” ujar Dimas kepada wartawan, Senin (5/1/2025).
Menurutnya, Komisi III DPRD Tebo akan memanggil pihak rekanan untuk meminta penjelasan secara rinci terkait teknis pekerjaan yang telah dilakukan, termasuk tahapan pelaksanaan dan alasan keterlambatan penyelesaian proyek.
Selain rekanan, dinas terkait juga akan dipanggil karena proyek tersebut menggunakan dana hibah BNPB yang di daerah dikelola melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Dana hibah ini berasal dari BNPB, sehingga dinas terkait, dalam hal ini BPBD, juga akan kami mintai keterangan mengenai pengawasan dan teknis pelaksanaannya,” jelas Dimas.
Ia menambahkan, pada saat koordinasi sebelumnya, pihak-pihak terkait telah menyampaikan berbagai penjelasan teknis. Namun demikian, Komisi III menilai perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut mengingat di tengah pelaksanaan proyek sempat beredar luas foto dan video di masyarakat yang memperlihatkan pekerjaan belum rampung, meski waktu pelaksanaan hampir berakhir.
“Permasalahan turap Pagar Puding ini akan kami tindaklanjuti dengan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terlebih dahulu. RDP ini penting untuk mengumpulkan data dan mencocokkannya dengan fakta di lapangan,” tegasnya.
Setelah RDP dilaksanakan, lanjut Dimas, Komisi III DPRD Tebo juga akan turun langsung ke lokasi proyek untuk melakukan pengecekan fisik, guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah dialokasikan.
“Ini semua demi transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara, apalagi dana tersebut bersumber dari hibah penanggulangan bencana,” pungkas Dimas. (ARD)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Tebo #Jambi #DPRD #BupatiTebo
Tiga Atlet Catur Tebo Berlaga di Kejurnas ke-51 di Banten, Siap Bersaing di Tingkat Nasional
Butuh Rp400 Juta, Pengurus Musholla Asy-Syafa’at di Rimbo Bujang Harapkan Uluran Tangan
Koperasi Merah Putih di Teluk Singkawang Tebo Rampung 100 Persen, Terima Bantuan Truk
Buron Kasus Perampokan Rp31 Juta di Pasar Angso Duo Jambi Ditangkap Polisi
Asari Syafii Soroti Aksi Anarko, Saat Gubernur dan Aparat Jibaku Padamkan Karhutla
Kebakaran Rumah di Rimbo Ulu Tewaskan Pemiliknya, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta
Dana Pinjaman PT SMI Fokus Perbaiki Jalan Paal 12–Paal 21 Rimbo Bujang