Anggaran Terpangkas, Porapar Tebo Dorong KONI, KORMI dan Pramuka Tetap Kreatif

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:06:21 WIB - Dibaca: 1023 kali

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Tebo, Taufiq Khaldy.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Tebo, Taufiq Khaldy. (ARD)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, tetap berupaya agar berbagai kegiatan kepemudaan, olahraga, dan kepramukaan dapat terus berjalan meski dengan keterbatasan dana.

Kepala Dinas Porapar Kabupaten Tebo, Taufiq Khaldy, mengatakan bahwa kondisi pemangkasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat kreativitas dan pembinaan, khususnya bagi organisasi seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), serta kegiatan kepramukaan.

“Di tengah keterbatasan anggaran ini, kami berharap KONI, KORMI, dan Pramuka tetap bisa berkreativitas dan melakukan pembinaan sesuai dengan kemampuan yang ada,” ujar Taufiq Khaldy, Jumat (23/1/2026).

Ia mengungkapkan, anggaran kegiatan KONI pada tahun 2026 mengalami penurunan signifikan hingga sekitar 90 persen, dari sebelumnya kini hanya tersisa Rp150 juta. Sementara itu, anggaran KORMI juga mengalami penurunan sekitar 65 persen, dengan sisa anggaran sebesar Rp150 juta. Kondisi serupa dialami kegiatan Pramuka yang kini hanya memperoleh anggaran sekitar Rp120 juta, turun sekitar 65 persen dari tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, efisiensi anggaran juga berdampak pada kegiatan rutin di lingkungan Porapar Kabupaten Tebo. Dari semula sekitar Rp8 miliar, anggaran kini menyusut menjadi hanya Rp3 miliar.

Meski demikian, Taufiq menegaskan bahwa pihaknya tetap mendorong seluruh stakeholder untuk tidak patah semangat dan terus mencari terobosan agar kegiatan pembinaan pemuda dan olahraga tetap berjalan.

“Kami berharap, meskipun anggaran terbatas, KONI dan KORMI tetap bisa melaksanakan pembinaan atlet dan kegiatan olahraga masyarakat. Begitu juga dengan Pramuka yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda,” katanya.

Selain mengandalkan anggaran pemerintah, Porapar Kabupaten Tebo juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta. Taufiq berharap ke depan, keterlibatan sponsor dari sektor swasta dapat membantu mendukung pelaksanaan berbagai event dan kegiatan di bidang olahraga, kepemudaan, dan pariwisata.

“Kami sangat berharap ada partisipasi dari pihak swasta sebagai sponsor, terutama saat pelaksanaan event atau kegiatan tertentu, agar tetap bisa berjalan dengan baik meskipun anggaran pemerintah terbatas,” pungkasnya. (ARD)

 

 

 

 

#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Tebo #Jambi #DPRD #BupatiTebo 





BERITA BERIKUTNYA