JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Aksi mogok kerja yang dilakukan karyawan dan pekerja di lingkungan PT Tebo Alam Lestari (PT TAL) Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, hingga kini masih terus berlangsung. Hingga Sabtu (14/2/2026), para pekerja tercatat telah memasuki hari keempat penghentian aktivitas kerja sebagai bentuk protes terhadap pihak perusahaan.
Ketua Serikat Pekerja PT TAL, Adi Muslim, menyampaikan bahwa aksi mogok dimulai sejak Rabu dan belum menunjukkan tanda akan berakhir dalam waktu dekat. Para pekerja, kata dia, tetap bertahan dengan tuntutan yang mereka ajukan dan menilai belum ada respons memadai dari pihak perusahaan.
“Aksi mogok sudah berlangsung selama empat hari sampai hari ini. Dimulai hari Rabu dan masih berlanjut hingga Sabtu,” ujar Adi Muslim saat dikonfirmasi.
Menurut Adi, selama berlangsungnya aksi mogok, pihak Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tebo juga telah datang ke lokasi perusahaan untuk melakukan pemantauan. Namun dalam kunjungan tersebut, muncul pernyataan dari salah satu pihak yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Ia menegaskan bahwa terdapat pernyataan yang menyebutkan hanya dua afdeling yang melakukan mogok kerja. Pernyataan tersebut, menurutnya, tidak benar dan tidak mencerminkan situasi sebenarnya di areal perkebunan perusahaan.
“Ada pihak dinas yang datang, lalu tiba-tiba ada pernyataan dari Abdul Murad yang mengatakan hanya dua afdeling yang mogok. Itu tidak benar. Kami tegaskan di sini, pekerja dari lima afdeling melakukan mogok kerja. Kami punya data absensi sebagai bukti,” tegas Adi.
Lebih lanjut, Adi juga menyoroti adanya aktivitas kerja yang masih terlihat di sebagian lokasi kebun. Namun ia menduga hal tersebut bukan merupakan operasional normal perusahaan, melainkan hanya upaya untuk menampilkan seolah-olah kegiatan produksi tetap berjalan.
“Kalaupun ada yang terlihat bekerja, itu sebagian besar masih memiliki hubungan keluarga dengan Abdul Murad. Seolah-olah disetting agar terlihat ada aktivitas kerja di lokasi kebun PT TAL,” tambahnya.
Para pekerja, lanjut Adi, berkomitmen untuk terus melanjutkan aksi mogok hingga tuntutan mereka didengar dan diakomodasi oleh manajemen perusahaan. Bahkan, serikat pekerja telah menyiapkan langkah lanjutan apabila dalam waktu dekat tidak ada titik temu antara pekerja dan perusahaan.
Ia menyebut, salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah melakukan aksi lanjutan ke kantor DPRD Kabupaten Tebo serta melibatkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi agar persoalan tersebut mendapatkan perhatian serius dari pemangku kebijakan daerah.
“Kami akan terus mogok kerja sampai tuntutan kami didengar. Jika perusahaan dan Disnakertrans tidak merespons, kami sudah siapkan rencana aksi ke kantor DPRD,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT TAL belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan para pekerja maupun perkembangan mediasi yang telah dilakukan (ARD)
#jambiprima.com #pttal #tebo #jambi #disnaker #disbun #tal #smsitebo #dprdtebo
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Tebo #Jambi #DPRD #BupatiTebo
Satpol PP Tebo Siap Lelang Ternak Liar, Penertiban Segera Digelar
Parah! 3 Titik Jalan Nasional Niam–Lubuk Tenggelam, Akses Tebo ke Tanjab Barat Putus
Pendataan Koperasi Bermasalah di Tebo Terkendala Anggaran dan Armada
Tagih Janji, Warga Sungai Bengkal Datangi Kantor Camat: Sengketa Batas Makin Memanas!
F-BPM Desak Kapolres dan Kasat Reskrim Merangin Diganti, Soroti Penanganan PETI Tebang Pilih
ASN Kecamatan Sumay Diduga Wakili Perusahaan Sawit di Disnakertrans Tebo