Wagub Sani: APPSI Jambi Pilar Penguat Ekonomi Rakyat dan Pasar Berdaya Saing

Selasa, 21 April 2026 - 16:37:47 WIB - Dibaca: 67 kali

Wagub Jambi Abdullah Sani bersama Wamentan RI Sudaryono menghadiri pelantikan DPW APPSI Provinsi Jambi sekaligus memperkuat sinergi pedagang pasar dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi rakyat.
Wagub Jambi Abdullah Sani bersama Wamentan RI Sudaryono menghadiri pelantikan DPW APPSI Provinsi Jambi sekaligus memperkuat sinergi pedagang pasar dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi rakyat. (David )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPW APPSI) Provinsi Jambi yang dirangkaikan dengan arahan Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A., di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (20/04/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, pedagang pasar, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Abdullah Sani menegaskan bahwa nilai silaturahmi, kebersamaan, dan kolaborasi harus terus dijaga sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, keberadaan pasar rakyat memiliki peran yang sangat strategis karena tidak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan penggerak ekonomi kerakyatan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus DPW APPSI Provinsi Jambi yang baru saja dilantik. Amanah ini tentu bukan tugas yang ringan, namun dengan komitmen, kerja keras, dan kebersamaan, saya yakin APPSI mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Abdullah Sani.

Wagub Sani juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Pertanian RI di Provinsi Jambi. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan ekonomi dan sektor pangan di daerah.

Ia menjelaskan bahwa pasar rakyat merupakan salah satu penopang utama perekonomian daerah. Keberadaan pasar tradisional tidak hanya menopang aktivitas perdagangan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.

“Keberadaan pasar bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh stakeholder, mulai dari pedagang, pengelola pasar, hingga masyarakat sebagai konsumen,” tegasnya.

Menurut Abdullah Sani, DPW APPSI Provinsi Jambi memiliki posisi strategis sebagai wadah berhimpunnya para pedagang sekaligus jembatan komunikasi antara pelaku usaha pasar dengan pemerintah. Melalui organisasi ini diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi pedagang dapat disampaikan dan dicarikan solusi secara bersama.

Selain itu, APPSI juga diharapkan mampu mendorong terciptanya pasar yang bersih, aman, tertib, nyaman, dan memiliki daya saing tinggi di tengah perkembangan industri modern yang semakin pesat.

Wagub Sani menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang terus menunjukkan tren positif tidak terlepas dari kontribusi para pedagang pasar dan pelaku UMKM. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi mewujudkan visi pembangunan daerah menuju “Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan 2029”.

“Semoga melalui kebersamaan dan kolaborasi yang terus terjalin, ekonomi Jambi semakin kuat, pasar rakyat semakin maju, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono dalam arahannya menegaskan bahwa pedagang pasar memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Mengawali sambutannya, Sudaryono mengingatkan pentingnya kesehatan sebagai modal utama dalam bekerja dan mengabdi kepada masyarakat. Ia mencontohkan pengalaman bangsa Indonesia saat menghadapi pandemi COVID-19 yang mengajarkan betapa berharganya kesehatan.

“Sehat itu lebih penting dari urusan lainnya. Kita bersyukur hari ini masih diberikan kesehatan sehingga dapat berkumpul dan bekerja bersama. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang barokah kepada kita semua,” ujarnya.

Wamentan juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi, Forkopimda, dan seluruh pedagang pasar yang terus menjaga aktivitas ekonomi daerah. Namun demikian, ia mengingatkan agar APPSI tidak hanya aktif saat pelantikan semata.

“Saya minta pengurus APPSI benar-benar aktif bekerja. Jangan hanya semangat saat pelantikan. Harus berani berkoordinasi dengan bupati, wali kota, dinas perdagangan, Bulog, dan instansi terkait lainnya. Jika ada kendala distribusi barang atau pasokan pangan, segera komunikasikan agar bisa dicarikan solusi bersama,” tegas Sudaryono.

Menurutnya, para pedagang pasar merupakan bagian penting dalam rantai distribusi pangan nasional, mulai dari komoditas sayuran, telur, beras, hingga daging ayam. Karena itu, organisasi pedagang harus mampu menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

Sudaryono juga mengulas sejarah lahirnya organisasi pedagang pasar yang dibentuk pada tahun 2004 sebagai bentuk perjuangan menghadapi pesatnya pertumbuhan ritel modern. Ia menyebut sejumlah tokoh nasional yang pernah memimpin organisasi tersebut, di antaranya Presiden RI Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Di akhir arahannya, Wamentan menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah bukan bertujuan mengurangi pelayanan kepada masyarakat, melainkan memastikan setiap anggaran negara digunakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi rakyat.

“Efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan. Justru agar anggaran lebih fokus, produktif, efektif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPW APPSI Provinsi Jambi, Ari Budi Pratiwi, S.Pd., M.Pd., menyatakan komitmennya untuk menjadikan APPSI sebagai organisasi yang solid, aktif, dan responsif terhadap berbagai kebutuhan pedagang pasar di Provinsi Jambi.

Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, mendukung program ketahanan pangan, serta ikut menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar rakyat.

Dengan pelantikan tersebut, DPW APPSI Provinsi Jambi diharapkan mampu menjadi pilar penguat ekonomi kerakyatan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pasar tradisional yang tangguh, modern, dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA