JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., kembali menunjukkan kepedulian dan empatinya terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Merangin dan Sarolangun. Setelah menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Sarolangun, Gubernur Al Haris bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, Minggu (3/5/2026) pagi.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran, Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, serta sejumlah pejabat lainnya.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Merangin Khafid Moein, Ketua DPRD Kabupaten Merangin Muhammad Rifaldi, Camat Tiang Pumpung, tokoh masyarakat, dan warga setempat yang terdampak banjir bandang.
Pada kesempatan itu, Al Haris turun langsung meninjau kondisi wilayah yang terdampak banjir. Ia melihat berbagai kerusakan yang ditimbulkan, mulai dari rumah warga yang terendam bahkan hanyut, fasilitas pendidikan yang rusak, akses jalan yang terganggu, hingga jembatan gantung yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.
Warga Desa Rantau Limau Kapas secara khusus menyampaikan harapan kepada Gubernur agar jembatan gantung yang rusak akibat diterjang banjir bandang dapat segera diperbaiki. Jembatan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk bagi pelajar yang harus menyeberang menuju sekolah.
Selain meninjau lokasi bencana, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyalurkan berbagai bantuan darurat guna meringankan beban masyarakat terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, sarden, minyak goreng, gula pasir, teh, serta kebutuhan lainnya. Selain itu juga disalurkan perlengkapan tidur berupa selimut dan kasur, makanan siap saji, makanan bayi, hingga pasokan air bersih.
“Dari hari Sabtu kemarin hingga tadi malam dan dilanjutkan pagi ini, kami meninjau langsung daerah yang terdampak banjir di Desa Rantau Limau Kapas dan Desa Baru Sungai Sakai. Banjir bandang ini menimbulkan banyak kerugian dan kerusakan bagi masyarakat. Banyak rumah yang terendam bahkan hanyut, jembatan rusak, dan sekolah-sekolah mengalami kerusakan,” ujar Al Haris.
Menurut Gubernur, berbagai fasilitas umum yang rusak harus segera mendapat penanganan karena sangat dibutuhkan masyarakat. Infrastruktur seperti sekolah, puskesmas, jembatan, dan jalan menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dan roda perekonomian dapat kembali berjalan normal.
“Banyak fasilitas umum yang rusak dan membutuhkan penanganan cepat. Anak-anak jangan sampai terlantar dan tidak bisa bersekolah karena akses jembatan yang rusak. Jalan dan jembatan juga harus segera diperbaiki karena sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Al Haris menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi akan melakukan pendataan terhadap seluruh kerusakan yang terjadi untuk menentukan langkah penanganan sesuai kewenangan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten. Selain itu, pihaknya juga akan mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat.
“Semua fasilitas umum yang melayani masyarakat akan kita lihat tingkat kerusakannya. Mana yang menjadi kewenangan provinsi akan kita tangani, dan untuk yang membutuhkan dukungan lebih besar akan kita usulkan ke pemerintah pusat agar bisa segera diperbaiki,” katanya.
“Pada intinya kita ingin bergerak cepat menangani kondisi pascabanjir bandang ini sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” tambah Al Haris.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Rantau Limau Kapas berupa 170 paket sembako, 160 lembar selimut, 50 lembar kasur, 300 paket makanan siap saji, dan 450 kilogram beras.
Sementara itu, untuk warga Desa Sungai Sakai disalurkan bantuan berupa 80 paket makanan anak, 15 lembar kasur, 80 paket sembako, 80 dus mi instan, serta 150 kilogram beras.
Selain bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi, BPBD Provinsi Jambi juga menyalurkan berbagai bantuan logistik berupa 3.200 bungkus mi instan, ratusan kaleng sarden, minyak goreng, gula pasir, kopi, teh, makanan bayi, family kit, matras, serta 100 dus air mineral dan bantuan logistik lainnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi pascabanjir di wilayah Kabupaten Merangin.(DVD)
Al Haris Gaspol UMKM Jambi, 10 MoU BUMN Diborong untuk Buka Akses Pasar
Sekda Sudirman Ajak Pemuda Jambi Kuasai AI dan Teknologi, Siap Hadapi Dunia Kerja Masa Depan
Wagub Sani: APPSI Jambi Pilar Penguat Ekonomi Rakyat dan Pasar Berdaya Saing
Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Penuh: Program Pertanian di Jambi Harus Nyata, Bukan Sekadar Wac
Gubernur Al Haris: Program MBG Gerakkan Ekonomi Daerah, Rp7,2 Miliar Berputar Setiap Hari di Jambi
Gubernur Al Haris Tunjukkan Empati untuk Korban Banjir Sarolangun dan Merangin
Gubernur Al Haris Dorong Pengusaha Muda Jambi Tampil di Tingkat Nasional pada Munas HIPMI ke-18