Bangsal Kayu di Simpang III Sipin Terbakar, Diduga Akibat Kembang Api

Sabtu, 21 Februari 2026 - 03:49:25 WIB - Dibaca: 924 kali

Petugas Damkartan Kota Jambi berjibaku memadamkan kebakaran bangsal kayu di Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Jumat (20/2/2026) malam. Api diduga dipicu percikan kembang api.
Petugas Damkartan Kota Jambi berjibaku memadamkan kebakaran bangsal kayu di Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Jumat (20/2/2026) malam. Api diduga dipicu percikan kembang api. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Kebakaran melanda bangsal kayu milik Binsanip Panen Rejeki yang berlokasi di Jalan Sunan Kali Jaga RT 02, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Jumat (20/2/2026) malam. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi menerima laporan kebakaran pada pukul 21.50 WIB melalui layanan WhatsApp Damkar, telepon, dan Call Center 112. Hanya berselang lima menit, tim langsung diberangkatkan dari Mako Damkartan dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa operasi pemadaman melibatkan total 65 personel. Mereka berasal dari Pleton III Mako, Posyankar Kota Baru, dan Posyankar Alam Barajo. Sejumlah pejabat struktural juga turun langsung mendampingi proses penanganan di lapangan.

“Begitu laporan kami terima pukul 21.50 WIB, tim bergerak pukul 21.55 WIB dan tiba di lokasi pukul 22.00 WIB. Respon time dari Mako Damkartan sekitar 10 menit,” ujar Mustari.

Untuk menjinakkan si jago merah, Damkartan mengerahkan satu unit armada komando, satu unit rescue, tujuh unit armada tempur, serta dua unit armada suplai. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung kurang lebih 1 jam 30 menit.

Mustari mengungkapkan, petugas menghadapi hambatan cukup berat karena di dalam bangsal terdapat serbuk kayu dan material kayu olahan yang sangat mudah terbakar. Api pun masuk kategori kebakaran kelas A sehingga membutuhkan penanganan ekstra.

“Material di dalam gudang sangat mudah terbakar sehingga api cepat membesar dan cukup sulit dipadamkan,” jelasnya.

Sebagai langkah pengamanan, Damkartan berkoordinasi dengan PLN untuk memadamkan aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran. Unsur TNI, Polri, serta aparat kecamatan dan kelurahan juga dilibatkan guna membantu pengamanan area.

Petugas turut mengevakuasi sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang berada di dalam lokasi sebelum api meluas. Dalam operasi tersebut, tim menghabiskan sekitar 60.000 liter air dan 30 liter liquid foam Bindoil untuk mempercepat proses pemadaman.

“Kami fokus memutus penyebaran api agar tidak merembet ke bangunan lain sekaligus melakukan pendinginan pada bara dari tumpukan kayu,” tambah Mustari.

Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu percikan kembang api yang dimainkan seorang anak berusia 15 tahun bersama rekannya di lantai dua bangunan. Percikan tersebut diduga jatuh dan menyulut material mudah terbakar di lantai satu yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan kayu olahan.

“Setelah bermain, anak tersebut melihat asap dan api di dalam gudang lalu membangunkan ayahnya,” ungkapnya.

Setelah api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman, lokasi kejadian diserahkan kepada Polsek Kotabaru untuk pemasangan garis polisi serta penyelidikan lebih lanjut. Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini, sementara total kerugian masih dalam proses pendataan.

Mustari menegaskan seluruh personel telah bekerja sesuai prinsip 5T, yakni Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan kembang api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api di dekat bahan mudah terbakar.

“Alhamdulillah, pemadaman berjalan aman dan lancar. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya. (ahmad)

 

 

 

 

#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi 





BERITA BERIKUTNYA