Bukber SMSI Jambi Tanpa Pejabat, Mukhtadi: Anggaran Lagi Puasa

Senin, 09 Maret 2026 - 14:12:30 WIB - Dibaca: 777 kali

Ketua SMSI Provinsi Jambi Mukhtadi Putranusa menyampaikan sambutan saat kegiatan buka puasa bersama pengurus dan anggota SMSI Jambi serta sejumlah mitra dan tokoh masyarakat di Hotel Luminor Jambi, Selasa (3/3/2026).
Ketua SMSI Provinsi Jambi Mukhtadi Putranusa menyampaikan sambutan saat kegiatan buka puasa bersama pengurus dan anggota SMSI Jambi serta sejumlah mitra dan tokoh masyarakat di Hotel Luminor Jambi, Selasa (3/3/2026). (ahmad)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Suasana berbeda terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi tahun ini. Jika biasanya acara organisasi menghadirkan pejabat lengkap dengan protokoler dan pengawalan, bukber SMSI Jambi justru berlangsung santai, hangat, dan penuh canda.


Kegiatan yang digelar di Hotel Luminor Jambi, Selasa (3/3/2026), dihadiri puluhan anggota SMSI, pengurus, serta sejumlah mitra dan tokoh masyarakat. Tanpa kehadiran pejabat pemerintah, suasana acara terasa lebih cair dengan tawa dan obrolan ringan di antara para insan pers yang hadir.


Ketua SMSI Provinsi Jambi Mukhtadi Putranusa dalam sambutannya langsung mencairkan suasana dengan gaya humor khasnya. Ia secara terbuka menjelaskan alasan mengapa kegiatan tersebut tidak menghadirkan pejabat.


“Kalau Bapak/Ibu perhatikan, hari ini tidak ada pejabat. Tidak ada protokoler. Kenapa? Pertama, kita paham pejabat itu sibuk. Jadwalnya padat. Kadang mau hadir pun harus menunggu konfirmasi dari konfirmasi yang sudah dikonfirmasi,” ujar Mukhtadi yang langsung disambut tawa peserta.


Menurutnya, kehadiran pejabat dalam sebuah acara sering kali membuat panitia justru lebih sibuk mengatur protokol dibanding menikmati momen kebersamaan.
“Yang kedua, kalau ada pejabat itu bukan mereka yang ribet… kita yang ribet! Atur kursi, atur sambutan, atur waktu, sampai atur jarak senyum,” lanjutnya dengan nada bercanda.


Namun, di balik candaan tersebut, Mukhtadi juga melontarkan pengakuan jujur yang membuat suasana semakin pecah dengan gelak tawa.


“Dan yang terakhir, ini yang paling jujur… SMSI lagi buntu. Anggaran kita lagi puasa juga!” ucapnya.


Undang yang Datang Bawa Senyum
Bukber SMSI tahun ini memang dirancang sederhana. Undangan yang hadir berasal dari kalangan mitra, tokoh masyarakat, serta sahabat organisasi yang selama ini memiliki kedekatan dengan dunia jurnalistik di Jambi.
Di antaranya hadir perwakilan Ketua Dewan Pembina SMSI Jambi DR H Sutan Adil Hendra, Ketua PWI Provinsi Jambi H. Ridwan Agus, Panglima MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi Adri, Ketua SAJA Jefri Parded, serta tokoh masyarakat Robert Samosir.


Mukhtadi mengatakan, pihaknya sengaja mengundang orang-orang yang hadir dengan suasana kebersamaan tanpa formalitas berlebihan.


“Yang kita undang ini yang pasti-pasti saja. Tidak pakai pengawalan, tidak pakai protokoler. Kalau datang bawa senyum, bukan daftar permintaan,” ujarnya lagi yang kembali disambut tawa para peserta.


Organisasi Media Harus Punya Pengaruh
Di balik suasana santai tersebut, Mukhtadi juga menyampaikan pesan serius mengenai peran organisasi media. Menurutnya, SMSI sering disebut sebagai organisasi media siber terbesar di Indonesia, dengan jumlah anggota yang cukup banyak.


Namun, ia menegaskan bahwa kebesaran sebuah organisasi tidak cukup hanya diukur dari jumlah anggota atau nama besar saja.
“Tapi kalau hanya besar di nama, kecil di pengaruh, apakah itu cukup?” katanya.


Mukhtadi menilai organisasi media harus memiliki daya tawar yang kuat, terutama dalam menyikapi kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Apakah kita hanya ingin besar di spanduk, tapi kecil di tindakan? Atau besar di komitmen, besar di integritas, dan besar di keberanian?” tegasnya.


Ia juga mengingatkan bahwa organisasi tidak akan berjalan kuat jika hanya digerakkan oleh segelintir orang saja.


“Kalau organisasi butuh gagasan, jangan menghilang seperti sinyal di pelosok,” ujarnya yang kembali memancing tawa sekaligus anggukan setuju dari para peserta.
Momentum Refleksi Jurnalisme
Kegiatan buka puasa bersama yang mengusung tema “Ramadhan Penuh Berkah dalam Bingkai Jurnalisme Berintegritas” ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum refleksi bagi perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI Jambi.
Mukhtadi menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi yang dikenal dengan sebutan Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.


Sebagai penerima Press Card Number One dari PWI Pusat, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai, integritas, dan komitmen dalam dunia jurnalistik.


“Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama. Pertanyaannya, nama seperti apa yang ingin kita tinggalkan?” ujarnya.


Suasana semakin khidmat saat tausyiah disampaikan oleh Ustadz Khoiron yang mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga integritas dalam setiap profesi.


Menjelang azan Magrib, seluruh peserta berbuka puasa bersama, dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah dan sesi foto bersama di lantai tiga Hotel Luminor Jambi.
Meski digelar sederhana tanpa pejabat dan protokoler, kegiatan ini justru menghadirkan suasana yang hangat, penuh tawa, dan sarat makna kebersamaan di antara para insan pers. (Ahmad)

 

 

#smsi #smsiprovinsijambi #kotajambi #muhtadi 





BERITA BERIKUTNYA